Pemerintah Gratiskan Tol Brebes-Pemalang

Supardji Rasban
29/5/2018 14:40
Pemerintah Gratiskan Tol Brebes-Pemalang
(ANTARA)

MENTERI Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Basuki Hadimuljono menyatakan pemerintah akan menggratiskan Tol Pejagan-Pemalang di ruas seksi III (Brebes-Tegal) dan seksi IV (Tegal-Pemalang) karena ruas sepanjang 37 kilometer tersebut masih dalam tahap uji kelaikan.

Selain itu, gerbang tol pembayaran darurat yang semula berada di Gandulan (Pemalang) akan dipindah ke ruas Tol Kertasari di Kabupaten Tegal.

Gerbang Tol Gandulan akan mempertemukan kendaraan dari Brebes menuju Semarang dengan kendaraan dari Pemalang ke Semarang. Namun, posisi gerbang yang serong mengundang kekhawatiran munculnya kemacetan.

"Nantinya pemudik dari arah Jakarta hanya akan membayar tol sampai Brebes Timur atau Barat," ujar Basuki saat meninjau ruas Tol Pejagan-Pemalang di rest area Panarukan, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Sabtu (26/5).

Basuki menyampaikan pemudik yang akan keluar ke Brebes atau Tegal bisa melakukan pembayaran di gerbang Brebes Barat atau Timur. "Khusus pemudik yang masuk melalui Brexit menuju arah Semarang tidak perlu membayar tol," jelasnya.

Ruas tol fungsional lainnya yang perlu dicermati ialah Tol Pemalang-Batang serta ruas Tol fungsional Batang-Semarang. Selain belum terpasang pembatas jalan, beberapa bagian juga baru sampai tahap pengerasan tanah.

Sementara itu, Kepala Teknik Tol Pejagan-Pemalang, Arif Prayogi, menjelaskan PT Waskita Karya masih menyelesaikan pengerjaan dua rest area tipe B dan satu tipe A yang dilengkapi SPBU.

Masalah dua jembatan

Meski Menteri PU-Pera menyatakan Tol Trans-Jawa sudah dapat dilalui pemudik Lebaran, arus mudik diperkirakan masih terhambat karena belum selesainya pembangunan Jembatan Kenteng di ruas Tol Salatiga-Kartasura sepanjang 496 meter dan Jembatan Kali Kuto sepanjang 100 meter di ruas Tol Batang-Semarang.

Jembatan Kenteng hingga saat ini baru terselesaikan sekitar 60% dan Jembatan Kali Kuto baru selesai sekitar 75%. "Pengerjaan jembatan ini cukup lama karena perlu hati-hati dalam pemasangan rangka," kata kepala lapangan proyek Jembatan Kali Kuto, Jajang, kemarin.

Menteri Basuki menyatakan pemerintah kini sedang membuat jalur baru di bawah Jembatan Kenteng demi kelancaran lalu lintas.

"Kendaraan nanti melintas di bawah jembatan. Ini merupakan rencana lain agar pemudik bisa tetap melintas meski jembatan belum selesai," kata Kepala Biro Humas Kementerian PU-Pera, Endra Saleh.

Sementara itu, Kepala Bagian Binops Ditlantas Polda Jateng, AKB Dwi Prihanto, mengatakan kemacetan mungkin terjadi di ruas pantura antara Gringsing hingga Weleri akibat belum selesainya pembangunan Jembatan Kali Kuto.

"Kami akan membongkar median jalan dan rekayasa lalu lintas. Kendaraan masuk ke pantura melalui exit Gringsing lalu dialihkan melalui gerbang di Sambongsari, Weleri," ujarnya.  (Mal/AS/LD/UL/AD/WJ/X-11)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya