Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPAL tugboat (TB) Pradipta milik PT Cahaya Perdana Trans Alam dari Tanjung Pandan Belitung, Provinsi Bangka Belitung, menuju Batam, Kepulauan Riau, dilaporkan tenggelam di Perairan Natuna Pulau Bangka. Dua korban belum ditemukan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa, mengatakan, malam ini pihaknya menerima laporan dari pemilik kapal, Okta, bahwa TB Pradipta tenggelam di posisi 01.59.227 S 106.43 507 E atau di sekitar Perairan Natuna Pulau Bangka.
"TB Pradipta ini membawa 8 ABK saat menarik tongkang, 6 ABK berhasil selamat, sedangkan 2 ABK lagi masih belum ditemukan," kata Mikron.
"Kapal tugboat ini rencana akan berlayar dari Tanjung Pandan Belitung menuju Batam," lanjutnya.
Dua ABK yang belum ditemukan di sebutkan Mikron ialah Humam Hanafi dan Herwin Simanjuntak, sedangkan 6 ABK yang diselamatkan kapal nelayan dibawa ke Pelabuhan Jelitik Sungailiat Bangka.
"ABK yang diselamatkan nelayan sedang dalam perjalanan menuju Pelabuhan Jelitik Sungailiat," ungkap dia.
Pihaknya, menurut Mikron, bersama Kantor SAR, Lanal Babel, Polair, KSOP, dan Basarnas akan melakukan pencarian, Jumat (25/5) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB dengan menggunakan rubber boat.
"Dini hari nanti tim akan melakukan penyisiran untuk mencari 2 ABK yang belum ditemukan," ujar Mikron.
Untuk sementara, pihaknya belum bisa memastikan penyebab tenggelamnya TB Pradipta.
"Kita belum bisa pastikan, penyebab tenggelamnya kapal tersebut," tuturnya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved