Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH kapal cepat (speedboat) SB Harapan Baru Tujuan Malinau-Tarakan yang mengangkut 35 orang penumpang dan kru kapal mengalami kecelakaan di Sungai Tanjung Urong, Desa Sengkong Bebatu, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, tadi siang. Dilaporkan ada lima penumpang meninggal dunia sedangkan korban lainnya telah dievakuasi.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Kaltim-Kaltara, Octavianto, mengatakan, sesuai manifes penumpang yang diterima Basarnas Kaltimtara, jumlah penumpang sebanyak 35 penumpang yakni 28 dewasa, empat anak-anak, dan tiga kru.
Penumpang kapal cepat dari Pelabuhan Malinau tujuan Pelabuhan Tengkayu Kota Tarakan dievakuasi ke RSUD Tarakan untuk diidentifikasi dan mendapatkan perawatan.
"Sesuai laporan yang diterima dari Pos SAR Tarakan sebanyak lima penumpang teridentifikasi meninggal dunia. Kelima penumpang yang meninggal dunia tersebut terdiri atas empat dewasa dan seorang anak-anak. Kejadiannya sekitar jam 12.00 Wita," ujarnya, Selasa (22/5).
Ia menjelaskan dari informasi yang ada kecelakaan kapal diduga menabrak pohon dan batu di pinggir sungai karena tali kemudi putus sehingga motoris bernama Iskandar tidak mampu mengendalikannya.
"Bertolak dari Pelabuhan SB Malinau, Kaltara. Tali setir kemudi yang menghubungkan stir pengendali di depan dengan mesin di belakang putus, speedboat yang dalam posisi sangat kencang tidak dapat dikendalikan oleh motoria. Dan akhirnya speedboat tidak terkendali dan mengarah langsung ke pinggir sungi dan langsung manabrak pepohonan dan di LKP,"jelasnya
Tim SAR yang terdiri atas Pos Pencarian dan Pertolongan Tarakan, Polsek Sesayap Hilir, Puskesmas Sesayap, Dishub KTT, KSOP Tarakan, dan masyarakat. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved