Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEPEKAN pascaledakan bom di sejumlah gereja di Surabaya, suasana misa di gereja yang menjadi korban ledakan berlangsung lancar. Para jemaat berbondong-bondong mendatangi gereja yang dijaga petugas kepolisian yang dibantu ratusan personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser).
Sejumlah petugas kepolisian disiagakan di pintu masuk di sekitar Jalan Ngagel dan terlihat di Gereja Santa Maria Tak Bercela, yang merupakan tempat 'bom Surabaya' itu meledak.
Setiap jemaat yang hendak masuk gereja diperiksa secara intensif oleh petugas, tanpa terkecuali. Pada misa pertama ini, tampak ratusan jemaat memadati ruang ibadah. Mereka khusyuk mendengarkan pendeta.
"Kepolisian tidak memberikan prioritas penjagaan ketat ke semua gereja, tidak hanya tak terkena musibah. Tujuan kita memberikan rasa aman," kata Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin saat meninjau sejumlah gereja di Surabaya, kemarin.
Tampak pula sejumlah personel Banser turut menjaga keamanan gereja-gereja di Surabaya, Jawa Timur. "Kami mendapat instruksi untuk melakukan penjagaan dan memberikan rasa aman di gereja-gereja setelah bom Minggu lalu," ujar Khoirun Nafiah Satuan Koordinator Wilayah (Satkorwil) Kecamatan Lakarsantri.
Banser merupakan salah satu badan otonom Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dari Gerakan Pemuda (GP) Anshor yang bertugas mengamankan dan menjalankan misi kemanusiaan di berbagai daerah di Indonesia.
Berdasarkan pantauan di sejumlah gereja, para personel Banser berada di pintu masuk halaman dan membantu para jemaat tetap tenang saat melakukan kebaktian maupun misa, seperti di gereja di kawasan Kecamatan Gubeng, yakni di Gereja Kristen Indonesia di Jalan Ngagel Jaya Utara.
Begitu juga di Gereja Hati Kudus Yesus Katedral di Jalan Polisi Istimewa Surabaya yang merupakan salah satu gereja terbesar dengan jemaat paling banyak di kota setempat.
Seperti diberitakan sebelumnya, di Surabaya pada Minggu (13/5) terjadi bom bunuh diri di tiga gereja berbeda, yakni Gereja Katolik Santa Maria tak Bercela di wilayah Ngagel, GKI Wonokromo Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta di Jalan Raya Arjuno.
Pengamanan di sejumlah gereja juga dilakukan Banser dari PC GP Ansor Kota Pasuruan. Puluhan anggota Banser diterjunkan untuk ikut menjaga lancarnya ibadah misa di 16 gereja yang tersebar di wilayah Kota Pasuruan, kemarin.
Bersama aparat kepolisian dan TNI, para anggota Banser ikut mengamankan jalannya kebaktian umat kristiani tersebut. "Teman-teman Banser disebar di seluruh tempat ibadah yang menjalani kebaktian. Baik saat kebaktian pagi hari maupun sore hari, sedangkan waktu atau berapa lama untuk solidaritas keamanan ini, akan dikoordinasikan bersama polisi dan TNI," ujar Ketua GP PC Ansor Kota Pasuruan, Ahmad Ridhoi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved