Radius Steril Gunung Agung masih 4 Km

RS/DW/N-2
21/5/2018 03:20
Radius Steril Gunung Agung masih 4 Km
(ANTARA)

GUNUNG Agung, di Kabupaten Karangasem, Bali, kembali erupsi dengan menyemburkan asap berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang setinggi 1.000 meter di atas puncak kawah, Sabtu (19/5) malam. "Erupsinya hanya sekali saja, selama 4 menit, dan tak ada lagi susulan sampai hari ini," ujar Kepala Subbidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur, Kementerian ESDM Devy K Syahbana, kemarin.

Akibat erupsi yang asapnya mengarah ke Desa Sebudi yang berlokasi di arah tenggara, menyebabkan 10 warga di Banjar Bukit Galah terpaksa mengungsi kembali ke Balai Banjar Tegeh, Desa Amerta Buana, Kecamatan Selat. Kepala BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa, menyatakan pengungsian di Banjar Tegeh, saat ini masih menampung 32 kepala keluarga atau 133 jiwa pengungsi dari Desa Sebudi.

Desa Sebudi, lanjutnya, sebenarnya tidak masuk kawasan rawan bencana atau dalam radius 4 kilometer (km) dari kawah gunung. "Namun, karena faktor kondisi infrastruktur jalannya masih terputus serta warga masih trauma, mereka tetap mendapat fasilitas di penampungan," tandas Arimbawa.

Di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan, Satuan Tugas Penanggulangan Kebakan Hutan dan lahan menggelar apel siaga. Apel yang dipimpin Danrem 044/Garuda Dempo, Kolonel Inf Iman Budiman, itu diikuti 1.500 personel TNI, Polri, dan instansi terkait.

"Apel dilakukan untuk mempermudah koordinasi antarinstansi dan lembaga sehingga bencana asap akibat kebakaran hutan, kebun, dan lahan di Sumsel dapat ditangani dengan baik," kata Iman.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya