Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SELURUH destinasi wisata yang ada di wilayah hukum Polresta Denpasar, Bali, akan dikawal ketat oleh aparat. Pengawalan ketat ini menyusul adanya ancaman teroris yang menyasar ke daerah pariwisata, tempat ibadah, fasilitas publik, kantor polisi, dan sebagainya. Destinasi wisata diperketat keamanannya, seperti di Sanur, Kuta, Legian, Seminyak, Jimbaran, dan Nusa Dua.
“Kita sudah mempertebal pengamanan di tempat ibadah, destinasi wisata, fasilitas publik, juga beberapa kantor polisi, dan sebagainya. Hal ini mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan terjadi di Bali,” ujar Kapolresta Denpasar, Kombes Hadi Purnomo, Kamis (17/5).
Namun demikian, pihaknya menginstruksikan anggota untuk tetap waspada dan hati-hati.
“Apabila terjadi penyerangan, saya sudah perintahkan kepada anggota untuk tembak di tempat. Tembak di tempat, keputusan kita serahkan kepada anggota yang ada di lapangan. Jangan menunggu perintah dari pimpinan lagi. Langsung saja tembak di tempat,” tegasnya. Perintah tembak di tempat ini diberlakukan di seluruh Bali.
Bila ada anggota diserang secara tiba-tiba tanpa ada alasan yang jelas, penembakan di tempat menjadi alternatif terakhir agar anggota selamat di lapangan. Bali terus mencermati berbagai kasus yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia akhir-akhir ini. Apalagi, banyak korban dari anggota polisi karena masih menempuh pendekatan kemanusiaan.
Ia menyebut destinasi wisata di Bali akan menjadi skala prioritas sebab jangan sampai wilayah Bali tidak aman dengan aksi terorisme. “Kami harus menjaga betul, jangan sampai turis terganggu. Jangan sampai ada wisatawan yang menjadi korban. Ini akan berdampak pada jumlah kunjungan pariwisata di Bali dalam jangka panjang,” ujarnya.
Menurutnya, pemulihan kepercayaan dunia terhadap keamanan dan kenyamanan kunjungan di setiap daerah akan sangat lama bila destinasi pariwisata diserang terorisme. Aksi terorisme yang terjadi di sejumlah tempat juga berdampak kunjungan wisatawan di
Labuanbajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Pemandu wisata Labuanbajo, Antonius Jernius, mengatakan sejak ada teror bom, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Labuanbajo menurun. “Jumlah pengunjung menurun. Labuanbajo sepi. Pengguna jasa angkutan udara juga menurun akibat adanya teror,” ujar Antonius.
Rahmatullah selaku Komandan Avsec Bandara Komodo membenarkan pengamanan bandara diperketat sampai kondisi kondusif. “Kami berharap kondisi kembali normal. Kami merasakan sejak ada teror di Surabaya, jumlah kunjungan wisatawan ke Labuanbajo menurun,” kata Rahmatullah.
Pengaruhi investasi
Wakil Gubernur Provinsi Bangka Belitung, Abdul Fatah, mengaku aksi terorisme yang terjadi di Surabaya dan Riau berdampak pada bisnis pariwisata dan investasi di wilayahnya. “Pasti memengaruhi bukan di Babel saja, melainkan di Indonesia. Banyak event tingkat internasional yang akan digelar di Indonesia. Saya yakin kunjungan ke Babel akan berkurang,” ujar Wagub seusai membuka dialog bertema Literasi digital sebagai upaya pencegahan radikalisme dan terosisme, Jumat (18/5).
Ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Apalagi kondisi saat ini memasuki dunia tanpa batas. Tenaga asing yang masuk sangat mudah, maka perlunya peningkatan kewaspadaan. (JL/RF/N-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved