Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG Ramadan, aparat keamanan di daerah meningkatkan razia minuman keras (miras). Polres Banyumas, Jawa Tengah, sejak kemarin menggiatkan razia miras di berbagai tempat hiburan dan warung-warung. Polres Banyumas pun telah memusnahkan ribuan botol miras pabrikan dan ribuan liter miras tradisional.
Kapolres Banyumas AKB Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, selama Ramadan, peredaran miras tidak bisa ditoleransi. “Selain miras, kami juga melakukan operasi petasan,” tegas kapolres, Selasa (15/5). Jumlah miras yang dimusnahkan ada 6.000 lebih botol miras pabrikan berbagai merek, 2,2 ribu liter lebih ciu, dan 10,8 ribu liter tuak.
Selain itu, ada 100 lebih tersangka ditangkap dalam operasi tersebut. Para tersangka pembuat dan penjual miras diberi pembinaan. “Selama Ramadan, penyakit masyarakat di Banyumas harus ditertibkan sehingga selama bulan puasa dapat berlangsung secara tertib,” jelasnya.
Dari Jawa Barat, Bea Cukai Bandung memusnahkan ribuan botol miras berbagai merek, kemarin. Pemusnahan barang hasil sitaan ini dilakukan bersamaan dengan produk hasil sitaan lainnya.
Kepala Bea Cukai Kantor Wilayah Jawa Barat, Saifullah Nasution, mengatakan 4.022 botol minuman mengandung alkohol ini merupakan barang hasil sitaannya dalam kurun waktu 2015- triwulan pertama 2018. Ribuan barang ilegal ini telah ditetapkan menjadi barang milik negara. “Tidak ada cukainya, atau cukainya palsu,” katanya.
Selain miras, pihaknya memusnahkan barang ilegal lainnya, seperti pakaian, airsoft gun, tembakau, obat-obatan, kosmetik, hingga alat bantu seks. “Seluruh barang hasil sitaan ini nilainya mencapai Rp1,1 miliar. Kami ingin melindungi masyarakat dan industri dalam negeri dari peredaran barang ilegal,” katanya.
Razia miras juga dilakukan Polres Tasikmalaya Kota dan Polres Ciamis serta Cirebon. Kapolres Tasikmalaya Kota, AKB Febry Kurniawan, menjelaskan selain miras pabrikan, miras oplosan juga menjadi perhatian khusus. “Selama ini peredaran miras oplosan melalui jalur selatan. Kami akan tingkatkan pengawasan,” ujarnya.
Persiapan Lebaran
Meski baru akan memasuki Ramadan, kesiapan menjelang Lebaran sudah dilakukan sejak dini. Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tasikmalaya siap mendirikan posko arus mudik dan balik 24 jam di jalur selatan Jawa Barat.
Kesiapan juga terlihat pada Bandara Internasional Jawa Barat Kertajati di Kabupaten Majalengka, sudah beoperasi untuk umum pada arus mudik Lebaran tahun ini. Sebanyak lima rute disiapkan dalam penerbangan komersial pertama ini. Adapun rute penerbangan perdana ini menuju Medan, Balikpapan, Surabaya, Makasar, dan Bali. Sementara itu, di pantura Cirebon, Polres setempat mengingatkan kepada para pemudik bahwa ada sejumlah titik rawan begal.
Pada bagian lain, sekitar 100 jemaah Thoriqog Dzatul Jalal Al Qodiriyah wa Gozaliah mulai melaksanakan puasa Ramadan 1439 Hijriah mulai kemarin. Mereka telah melaksanakan salat tarawih pada Senin (14/5) malam di Ponpes Al Barkah wal Khoir Daarul Khodir Assalyan, Kampung Cipeusing, Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, Bandung Barat. Hal serupa juga dilakukan jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Padang, Sumatra Barat. (BY/AD/UL/DG/YH/N-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved