Satgas Pangan kembali Aktif

(BB/LD/AD/JS/AU/DW/RF/UL/N-3)
15/5/2018 23:00
Satgas Pangan kembali Aktif
(ANTARA FOTO/Mohammad Ayudha)

SATGAS Pangan Banyumas kembali aktif menjelang Ramadan dan Lebaran. Tim yang beranggotakan polisi, Bulog, dan Pemkab Banyumas ini mulai melakukan pemantauan harga dan stok pangan di pasar-pasar tradisional.

Kapolres Banyumas AKB Bambang Yudhantara Salamun mengatakan satgas yang terbentuk pada tahun lalu itu tidak pernah bubar, tetapi kurang aktif karena tidak ada gejolak harga. “Sekarang menjelang Ramadan kembali aktif untuk memantau stok dan harga pangan masyarakat,” ujarnya, Selasa (15/5).

Di sejumlah daerah, seperti Kota Pangkalpinang, Palembang, Yogyakarta, Tasikmalaya, dan Klaten, serta Cirebon, harga pangan cenderung stabil bahkan ada yang turun, terutama bawang merah, cabai rawit, dan bawang putih.

Selain stabil, stok komoditas tersebut masih aman. Seperti di Yogyakarta, belum ada rencana membeli bawang merah impor karena stok bawang merah lokal sudah mencukupi. Demikian juga dengan stok dan distribusi cabai merah aman dan lancar sehingga komoditas pangan itu hingga kini harganya masih stabil.

Namun, untuk harga telur ayam dan daging ayam masih fluktuatif. Untuk telur ayam yang biasanya dijual Rp19 ribu hingga Rp20 ribu per kilogram (kg), kini menembus Rp24 ribu per kg. Tingginya harga daging ayam menurut Asosiasi Pedagang Da­ging Domba, Ayam, dan Sapi (APDDAS) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat karena harga day old chicken (DOC) dan pakan tidak stabil.

Ketua APDDAS Kabupaten Cianjur, Sri Rahayu, mengakui dari tahun ke tahun masalahnya selalu berkutat di DOC dan pakan. “Ini persoalan yang kerap sulit ditemukan solusinya,” jelas Sri, kemarin. Menjelang Ramadan, harga daging ayam naik menjadi  Rp38 ribu per kg dari biasanya Rp30 ribu per kg. Tahun ini terjadi dua kali penaikan harga. “Yang mengatur harga DOC itu dinas peternakan,” tuturnya. (BB/LD/AD/JS/AU/DW/RF/UL/N-3)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya