Pemerintah Ajak Warga Atasi Ketimpangan

(EM/N-2)
10/5/2018 23:45
Pemerintah Ajak Warga Atasi Ketimpangan
(ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

KETIMPANGAN pembangunan dan hasil pembangunan masih terjadi di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi, selama dua dekade terakhir masih terkonsentrasi di bagian barat Indonesia.

“Sekitar 80% kontribusi pertumbuhan ekonomi nasional masih berasal dari kawasan barat Indonesia, khususnya Pulau Jawa dan Sumatra. Sementara itu, dari kawasan timur masih belum berkontribusi secara optimal terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” aku Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro, Kamis (10//5).

Kondisi itu sudah disadari Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla. Karena itu, pembangunan untuk wilayah Indonesia timur sangat intensif dilakukan.

Sebagai upaya mengatasi dispa-ritas regional tersebut, Kementerian PPN/Bappenas mengundang masyarakat luas, baik mahasiswa, peneliti, akademisi, pakar pembangunan, pengambil kebijakan, sektor swasta, maupun masyarakat sipil untuk ikut serta dalam ajang Call for Papers untuk Indonesia Development Forum (IDF) 2018.

Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas, Rudy Soeprihadi Prawiradinata, mengatakan call for papers diharapkan bisa memberi masukan solusi dan inovasi pembangunan untuk mengatasi berbagai permasalahan ketimpangan wilayah. “Kami percaya, banyak sekali gagasan inovatif dan membangun untuk mengatasi masalah disparitas di Indonesia.”

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya ingin mengundang para ahli, akademisi, dan masyarakat sipil untuk memberikan gagasan dan terobosan baru. Gagasan itu akan menjadi masukan dalam penyu-sunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020-2024.
Pengajuan makalah bisa dilakukan masyarakat pada 22 Maret-19 Mei. Semua makalah akan dipublikasikan dalam Jurnal Perencanaan Pembangunan Indonesia. (EM/N-2)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya