Korban Lapindo Sambut Ramadan di Kolam Lumpur

HS/YR/N-2)
10/5/2018 23:35
Korban Lapindo Sambut Ramadan di Kolam Lumpur
(MI/HERI SUSETYO )

RATUSAN warga korban lumpur Lapin­do melakukan doa bersama dan tasyakuran di kompleks makam Dusun Babatan, Desa Besuki, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, kemarin. Doa dan tasyakuran dipanjatkan untuk menyambut Ramadan.
Tradisi rutin itu dilakukan warga Desa Besuki di lokasi kolam lumpur. Mereka sudah sejak 12 tahun lalu meninggalkan desa karena semburan lumpur.

Mereka pindah tempat tinggal, sebagian besar masih di wilayah Sidoarjo, seperti Kecamatan Porong, Krembung, Tanggulangin, dan Candi. Sebagian lainnya pindah ke Pasuruan.

Tokoh masyarakat Desa Besuki, Sutik­no, mengatakan, selain doa bersama, acara ini menjadi ajang temu kangen sesama warga Desa Besuki. “Kami bisa kangen-kangenan ketemu dengan tetangga yang dulu tinggal bersama di sini. Sempat menangis ingat masa bersama, ingat tanah kelahiran yang sekarang sudah tidak terlihat karena tertutup lumpur,” kata Sutikno.

Mantan Kepala Desa Besuki itu berpesan kepada warga untuk tetap merawat makam leluhur desa dan keluarga. Doa bersama menjelang Ramadan itu akan terus dilakukan warga untuk menghormati leluhur.

Acara warga itu juga menarik hati Wakil Bupati Sidoarjo Nur Achmad Syaifuddin yang akrab disapa Cak Nur untuk datang. Bersama warga, Cak Nur ikut berdoa bersama di kompleks makam Dusun Babatan yang sudah terendam lumpur.

“Warga telah rela datang jauh-jauh ke makam leluhur dan bertemu dengan tetangga, yang dulu sama-sama tinggal di Besuki. Lumpur Lapindo membuat kehidupan warga tercerai-berai, namun silaturahim bisa tetap terjalin dan semakin menguat,” lanjutnya.
Di Nusa Tenggara Barat, pemerintah provinsi akan menghadirkan kembali tiga Imam Besar Timur Tengah untuk Tarawih bersama di Masjid Hubbul Wathan, Islamic Center, Mataram, pada Ramadan. Mereka ialah Syekh Ezzat Rasyid (Mesir), Syekh Ahmad Jalal Abdullah Yahya (Yordania), dan Syekh Mahmud Abdul Basit (Mesir).

“Ini merupakan bagian dari program Pesona Khazanah Ramadan (PKR) 2018 untuk menyambut bulan suci Ramadan 1439 Hijriah. Acara digelar selama satu bulan penuh,” kata Ketua Panitia Pesona Khazanah Ramadan, Indra Wisnu Wardhana. (HS/YR/N-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya