Jembatan Cincin Terhambat Diperbaiki

(YK/DW/BB/LD/N-3)
09/5/2018 01:15
Jembatan Cincin Terhambat Diperbaiki
(Ist)

PERBAIKAN Jembatan Cincin di Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, terkendala proses evakuasi bangkai jembatan yang ambruk beberapa waktu lalu. Akibatnya, pemasangan perancah konstruksi jembatan belum bisa maksimal.
Dalam pekan ini, tim pelaksana dari Balai Besar Pengawas Jembatan dan Jalan Nasional (BBPJJN) juga menurunkan tim observasi untuk memeriksa bagian bawah jembatan. Kepala Bidang Preservasi 1 BBPJJN Wilayah VIII Jatim, Sodeli, mengatakan tim pelaksana kontruksi mengalami kesulitan dalam memasang perancah penyangga kontruksi awal jembatan.

Dengan kondisi tersebut, segmen yang terpasang baru satu di sisi Lamongan, dari total pemasangan 10 segmen yang direncanakan. “Sedangkan dari sisi Tuban belum bisa dikerjakan karena menunggu evakuasi bangkai jembatan yang ada di dalam dasar Sungai Bengawan Solo,” terangnya Selasa (8/5).

Ia juga menjelaskan, proses evakuasi jembatan tidak bisa dilakukan dengan serta-merta dengan memotong bangkai jembatan yang tercebur ke Bengawan Solo. Untuk kepentingan penyelidikan, agar dapat diketahui secara pasti penyebab ambruknya. BBPJJN juga menugaskan tim selam untuk observasi di bawah air.

Di sejumlah daerah seperti Cianjur, Jawa Barat, dan Banyumas, Jawa Tengah, perbaikan jalan terus dikebut untuk menyambut mudik Lebaran. Perbaikan jalan dengan pola dibeton agar tahan lama.

Masih terkait dengan pembangunan infrastruktur, seluruh seksi Tol Palembang-Indralaya sudah dioperasikan. Tol Palembang-Indralaya (Palindra) sepanjang 22 kilometer ini terbagi dalam tiga seksi, yakni seksi I Palembang-Pemulutan sepanjang 7 kilometer (km), seksi II Pemulutan-KTM Rambutan sepanjang 5 km, dan seksi III KTM Rambutan-Indralaya sepanjang 10 km.

Manajer Proyek PT Hutama Karya Divisi Tol Palindra, Hasan Turcahyo, mengatakan memang secara keseluruhan tol ini belum selesai sampai Lebaran. Namun, dipastikan demi kelancaran arus mudik dan balik, tol tersebut bisa dioperasikan. “Dioperasikan artinya dapat dilalui dari Palembang hingga Indralaya dan sebaliknya, meski belum full seluruhnya. Nanti akan dievaluasi,” ujar Hasan. (YK/DW/BB/LD/N-3)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya