Lampung Selatan Hapus Stigma Kerap Konflik

Eva Pardiana
06/5/2018 18:41
Lampung Selatan Hapus Stigma Kerap Konflik
(MI/Eva Pardiana)

KONFLIK warga yang pernah terjadi di Lampung Selatan, Lampung, sempat mengoyak ketenteraman dan kedamaian kabupaten berjuluk Ragom Mufakat. Perbedaan pendapat dan perselisihan kecil yang diperkeruh dengan isu perbedaan suku menjadi momok pemantik konflik yang tak bisa dihindari.

Kini Lampung Selatan tak mau mengulang tagedi. Semua suku yang mendiami wilayah ini bahu-membahu mengembalikan kedamaian yang sempat pergi. Semua entitas suku bersama enam marga di Lampung Selatan, yaitu Marga Dantaran, Marga Ratu, Marga Legun, Marga Rajabasa, Marga Katibung, dan Marga Bungkuk Jadi terus dilibatkan dalam kegiatan yang mempromosikan keindahan alam dan keragaman budaya Serambi Sumatera ini.

"Melalui festival budaya yang melibatkan semua masyarakat adat, kita wujudkan Lampung Selatan yang bersih, indah, sejahtera, dan damai. Bersama kita hapuskan stigma Lampung Selatan yang kerap berkonflik," ujar Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan dalam pergelaran Festival Kalianda 2018, Minggu (6/5).

Ketua masyarakat adat dari Marga Dantaran Pangeran Beringsang mengaku bangga atas festival yang melibatkan enam marga dan semua suku di Lampung Selatan. Ia bersama masyarakat adat Sai Batin dan suku lainnya berkomiten mendukung segala upaya yang bertujuam memperkenalkan adat istiadat dan pariwisata Lampung Selatan.

"Ini adalah bukti Lampung Selatan kokoh. Kami bersama semua suku punya tujuan yang sama menegembalikan ketenteraman dan kedamaian Lampung Selatan," ujarnya.

Festival itu juga dihadiri oleh delapan duta besar (dubes) negara sahabat. Mereka adalah Dubes Kerajaan Yordania, Kerajaan Maroko, Bangladesh, Serbia, Georgia, Tunisia, Dubes Equador, dan Qatar. (Baca juga: Qatar Dorong Penerbangan Langsung ke Lampung Selatan) (A-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya