Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan mengadu ke Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) soal gagalnya provinsi tersebut menjadi tuan rumah PON 2024. Provinsi Aceh dan Sumatera Utara terpilih sebagai tuan rumah PON 2024 dalam pemungutan suara yang digelar KONI pusat beberapa waktu lalu.
Perolehan suara Kalsel kalah jauh dari dua provinsi kandidat lainnya dan provinsi pasangan Aceh-Sumatera Utara mendapatkan dukungan mayoritas pada Munas Olahraga Luarbiasa 24 April 2018 lalu. Kegagalan ini menjadi salah satu topik bahasan saat kunjungan kerja Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Abdul Malik Fajar ke Kalsel, kemarin.
Kabid Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Kalsel, Yuyu Rahmad melaporkan kepada Wantimpres, bahwa Kalsel menjadi satu-satunya provinsi yang mengajukan diri secara mandiri, sebagai tuan rumah PON 2024.
Namun Munas Olahraga Luar biasa KONI, justru memenangkan kandidat tandem. Yakni provinsi Aceh bersama Sumatera Utara. Padahal Peraturan Pemerintah (PP) nomor 17/2007 tentang penyelenggaraan pekan dan kejuaraan olahraga, mensyaratkan hanya satu daerah yang dapat mengajukan diri menjadi tuan rumah PON. Namun kemudian KONI menerbitkan SK nomor 28/2017 tentang mekanisme pengaturan PON, yang memperbolehkan dua daerah secara tandem mengajukan diri sebagai tuan rumah.
"Dua aturan ini bertentangan, dan dapat menimbulkan polemik bagi daerah yang mengajukan diri sebagai tuan rumah PON. Seharusnya ada kepastian aturan mengenai masalah tersebut, sehingga tidak merugikan daerah yang mengajukan diri sebagai kandidat," tuturnya.
Menanggapi hal ini Anggota Wantimpres, Abdul Malik Fajar berjanji akan membahas persoalan ini dengan menteri pemuda dan olahraga. Namun Malik mengimbau, agar Kalsel bisa fokus untuk memajukan dunia olahraga tingkat pelajar atau remaja, dengan mengajukan diri sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar atau Pekan Olahraga Mahasiswa. Sebab pembangunan prestasi bidang olahraga, justru dimulai dari usia dini.
Kedatangan Wantimpres ke Kalsel, disambut Wakil Gubernur Rudy Resnawan didampingi sejumlah pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Selain pembahasan bidang olahraga dalam pertemuan tersebut juga dibahas masalah pendidikan, pariwisata dan keagamaan. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved