Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TERIK siang itu tidak membuat Sungkono, 54, menghentikan aktivitasnya menambang minyak mentah. Bersama Wardi, 55, penambang lain, ia tekun menguras isi perut bumi di sumur Dangilo di kawasan hutan Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
"Tugas saya memasak minyak mentah menjadi bahan bakar minyak jadi. Tetesan pertama jadi premium, selanjutnya solar, dan terakhir minyak tanah," kata Sungkono, kemarin.
Tidak seperti di daerah lain, para penambang di Wonocolo tidak antipendatang. Sudah biasa orang dari luar, bukan penambang, yang datang untuk memotret kegiatan menambang dan menikmati lapangnya perbukitan yang gersang dan terpanggang matahari.
Para penambang juga dirangkul PT Pertamina dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Pengunjung tidak lagi dagdigdug untuk datang ke Wonocolo karena sejak 2015 lalu, daerah itu ditetapkan sebagai kawasan wisata, yakni Petroleum Geoheritage Wonocolo.
Sumur tua di Wonocolo ialah peninggalan Belanda. Warga sudah memanfaatkan turun-temurun, lebih dari 100 tahun lalu.
Sebagai daerah dengan kandungan minyak mentah, Wonocolo memiliki struktur geologi yang unik. Pesona lainnya ialah penambangan tradisional yang eksotik dengan tiang penyangga kayu.
Produksi turun
Dari Kecamatan Malo, untuk menuju Sumur Dangilo, pengunjung harus rela menyusuri jalan rusak, nyaris tanpa aspal dengan landasan batu-batu besar. Jalannya cukup terjal.
Rute yang relatif lebih baik ialah melalui Kecamatan Kasiman. Jalannya relatif terawat dengan paving dan konstruksi cor.
Petroleum Geoheritage Wonocolo juga dikenal dengan nama Petroleum Harritage The Little Teksas Wonocolo. Kata Teksas (bukan Texas) akronim dari 'Tekadnya Selalu Aman dan Sejahtera'.
Ada ribuan penambang tradisional di Kedewan. Pada masa awal menambang para pekerja menarik tali sling untuk menimba minyak dengan tenaga sendiri, kini mereka digantikan mesin truk.
Para penambang tergabung dalam paguyuban. Awalnya ada tiga kelompok penambang. Ketua Kelompok 3, Sriningto, menyatakan di kawasan Wonocolo dan Hargomulyo ada 755 sumur peninggalan Belanda. Saat ini hanya 255 sumur yang aktif. "Produksi sumur terus menurun," kata Sriningto.
Di Wonocolo dan Hargomulyo, salah satu kawasan lain, pengunjung bisa melihat proses pengambilan minyak mentah atau lantung hingga proses memasaknya yang membuatnya menjadi premium, solar, dan minyak tanah.
"Kami belajar proses ini secara turun-temurun. Kami harus menekuni pekerjaan ini karena Wonocolo yang gersang dan berbukit tidak memungkinkan untuk dijadikan lahan pertanian," ungkap Wardi.
Kini, selain dari minyak, warga juga berharap bisa mendapat tambahan penghasilan dari wisata. Sejumlah sarana pendukung sudah disiapkan. Salah satunya rumah singgah yang dilengkapi diorama minyak dan Wonocolo. Pemkab juga sudah membuka dua akses jalan masuk yang mengarah ke lokasi dan merintis jalur untuk off-road dan downhill.
(N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved