Semen Padang Siap Dukung Proyek Tol Padang-Pekanbaru

Yose Hendra
04/5/2018 21:32
Semen Padang Siap Dukung Proyek Tol Padang-Pekanbaru
(MI/FERDIAN ANANDA )

JALAN tol Trans Sumatra ruas Padang (Sumatra Barat)-Pekanbaru (Riau) diyakini mengencangkan ekonomi kedua daerah.

Dampak besar jalan tol yang peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada 9 Februari, salah satunya dirasakan oleh koorporasi seperti PT Semen Padang.

Pabrik semen tertua di Indonesia ini memusat di Indarung, Kota Padang, dan memiliki tempat pengepakan (packing plant) di Dumai, Riau.

"Tidak ada alasan lagi bagi kita untuk menolak hal tersebut Pada dasarnya Semen Padang siap mendukung pembangunan tol Padang-Pekanbaru. Semen Padang punya ketersediaan semen dari 8-9 ton semen per tahunnya," jelas Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandri dalam diskusi bertema 'Jalan Tol Padang-Pekanbaru, Mungkinkah?", di Kota Padang, Jumat (4/5).

Menurutnya, keberadaan jalan tol memicu pengusaha mencari peluang dan inovasi baru untuk berusaha.

Untuk saat ini, tol Padang - Pekanbaru sepanjang 254 km belum terealisasi dari segi fisik. Namun untuk tol Pekanbaru - Dumai sedang dalam pelaksanaan pembangunan.

Sehingga ke depannya, Padang yang memiliki pelabuhan terbesar di pantai barat Sumatra yakni Teluk Bayur akan saling terkoneksi dengan Pelabuhan Dumai di pantai timur Sumatra.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Nofi Candra khawatir, jalur tol Padang-Pekanbaru tersebut akan membuat penurunan keuntungan pelaku usaha menengah, kecil, dan mikro (UMKM).

"Jangan sampai tol tersebut untuk peningkatan ekonomi bagi masyarakat ke atas, jangan sampai ada batas," tandasnya.

Ketua Kadin Sumbar Ramal Saleh mengatakan, jalan tol adalah indikasi negara maju. Jika dibandingkan dengan negara tetangga, sebutnya, sekitar 300 kilometer hanya memakan waktu sekitar tiga jam. Sementara di Indonesia bisa memakan waktu hingga 8 jam.

"Jalan tol Padang-Pekanbaru akan menghemat waktu tersebut," katanya. (A-1)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya