Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH dan swasta mulai bersiap menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Langkah antisipasi dilakukan Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas di seluruh areal konsesi mereka di Tanah Air.
“Kami tidak bekerja sendiri. Selain 2.700 personel regu pemadam kebakaran internal besertifikat, kami melibatkan ribuan warga dari program Desa Makmur Peduli Api dan Kelompok Masyarakat Peduli Api,” papar Fire Operational Manager PT WKS Eldi Ramadanis di Jambi,
Antisipasi juga dilakukan dalam radius 5 kilometer di luar area konsesi perusahaan. Salah satu persiapan sudah dilakukan di area perkebunan hutan tanaman industri PT Wirakarya Sakti, anak perusahaan Sinar Mas Group, di lima kabupaten di Jambi Kamis (3/5).
“Sejauh ini memang masih aman, tapi kami tidak mau kecolongan. Melalui strategi Manajemen Penanggulangan Kebakaran Terintegrasi dan program Desa Makmur Peduli Api (DMPA), kami bertekad mengamankan area konsesi WKS dan lahan masyarakat,” lanjut Eldi.
Ia menambahkan, setiap saat ada patroli yang bergerak selama 24 jam, baik secara manual ke lapangan maupun dukungan monitoring system peralatan pantau yang terintegrasi melalui stasiun centre di tingkat distrik, region, dan di kantor pusat di jakarta.
Sampai 2018, ujarnya, APP Sinar Mas menginvestasikan lebih dari US$100 juta untuk upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. Perusahaan juga terus melakukan koordinasi dan bekerja sama dengan otoritas dan pemangku kepentingan terkait lainnya untuk mencegah dan menangani persoalan tersebut.
“Hal ini sejalan dengan komitmen perlindungan hutan APP Sinar Mas yang tertuang dalam Forest Conservation Policy (FCP). APP Sinar Mas menerapkan empat pilar Manajemen Penanggulangan Kebakaran Terintegrasi, yaitu pencegahan, persiapan, deteksi dini, dan respons cepat,” tandasnya. (SL/N-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved