Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH memeriksa 69 mahasiswa, Polda Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan 3 di antara mereka sebagai tersangka,rabu (2/5). Mereka diduga telah melakukan tindakan anarkistis saat menggelar unjuk rasa peringatan Hari Buruh, sehari sebelumnya.
"Tiga mahasiswa itu perencana dan pelaku aksi anarkistis. Kami masih memeriksa 66 mahasiswa lain dan kemungkinan jumlah tersangka bisa bertambah," kata Kapolda DIY, Brigadir Jenderal Ahmad Dofiri, Rabu (2/5).
Ia menambahkan, para pelaku diduga sudah merencanakan aksi yang berbuntut kerusuhan itu sejak awal. Terbukti, polisi menyita puluhan bom molotov yang terbuat dari botol, pentungan, dan batu.
Ketiga mahasiswa yang ditetapkan sebagai tersangka ialah AR, IB, dan MC. Sementara itu, satu mahasiswa lain, yakni BV, ditangkap karena diduga telah mengonsumsi ganja dan sabu.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda DIY Komisaris Besar Hadi Utomo menambahkan, para tersangka dijerat dengan pasal-pasal dengan ancaman hukuman di atas lima tahun. Karena itu, penyidik memutuskan menahan mereka.
"Para tersangka berasal dari dua kampus. Aksi yang mereka lakukan tidak memberi tahu pihak kampus maupun polisi," tandasnya.
Di Sumedang, Jawa Barat, mahasiswa Universitas Padjadjaran menggelar unjuk rasa damai. Kali ini mereka memperjuangkan nasib tenaga kebersihan kampus yang hanya mendapat upah Rp750 ribu per bulan.
"Upah minimum di Sumedang sudah Rp2 juta per bulan. Apa yang diberikan Unpad untuk pekerja kebersihan tidak layak, tidak manusiawi, dan sama saja mempraktikkan pekerjaan rodi," kata Luthfi Hindrawan, mahasiswa.
Sekitar 100 mahasiswa itu juga mengkritisi kebijakan pembiaran anggota Polri dan TNI masuk ke kampus Unpad. "Polisi sudah ada di dalam kampus sejak beberapa bulan lalu," tegas Luthfi.
Unjuk rasa yang merepotkan warga terjadi di Kabupaten Cianjur, kemarin. Pelakunya para pengemudi angkutan kota. Aksi mogok operasi sudah mereka lakukan tiga hari terakhir.
"Sejak Senin sudah sulit angkot. Mau ke mana-mana juga jadi sulit," kata Boy Afriansyah, 41, warga Perum Karangtengah.
Aksi mogok dilakukan para sopir angkot karena menuntut soal jalur.
Setelah diberlakukannya jalur trayek baru, para sopir mengaku sulit mencari untung.
"Trayek baru jadi lebih jauh, tapi ongkos masih tetap, hanya Rp3.000," kata Rian, pengurus jalur lintasan 04.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved