Percepatan Tanam Awal Musim

Nurul Hidayah
30/4/2018 06:00
Percepatan Tanam Awal Musim
(MI/NURUL HIDAYAH)

KABUPATEN Cirebon merupakan salah satu lumbung pangan di Jawa Barat. Bahkan, lahan seluas 40 ribu hektare ditetapkan sebagai lahan pangan pertanian berkelanjutan atau lahan abadi. Namun, saat memasuki musim kemarau, kekeringan sering menjadi ancaman. Bagaimana daerah mengatasi kekeringan saat puncak kemarau? Berikut petikan wawancara wartawan Media Indonesia, Nurul Hidayah, dengan Bupati Cirebon, Selly Andriyani Gantina, Sabtu (21/4).

Kabupaten Cirebon akan memasuki musim kemarau. Apa antisipasinya?

Untuk mengantisipasi kemarau di lahan pertanian, Pemkab Cirebon sudah mulai melaksanakan program penanaman awal atau percepatan tanam di area sawah, baik di wilayah barat maupun timur. Puncak penanaman awal diperkirakan awal Mei.

Di samping itu, kami terus berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung agar sejumlah proyek pengerjaan irigasi dari Waduk Jatigede menuju area sawah pertanian warga segera diselesaikan pengerjaannya sehingga tidak mengganggu jalannya air ke area pertanian warga.

Bagaimana pasokan air irigasi agar bisa dibagi ke semua petani?

Pemkab Cirebon melalui komisi irigasi sudah melaksanakan pengelolaan pengaturan air irigasi untuk petani sehingga diharapkan tidak terjadi kembali perebutan air di saluran irigasi.

Bagaimana pola gilir air dilakukan?

Melalui BBWS Cimanuk-Cisanggarung, pergiliran air dengan Kabupaten Indramayu pun saat ini sudah mulai dikoordinasikan sehingga luas tanam seperti yang ditargetkan tidak akan terganggu. Selain itu, penerapan teknologi baru harus dilakukan sehingga produktivitas bisa terus meningkat. (N-3)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya