Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PETUGAS Lembaga Permasyarakatan (LP) Narkotika Kelas IIA Bandung, Jelekong Baleedah, Kabupaten Bandung, berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu dan obat-obatan terlarang ke dalam LP.
Plt Kepala LP Narkotika Kelas IIA Kabupaten Bandung Andi Muhammad Syarif mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, Sabtu (28/4). Penyelundupan sabu itu diketahui petugas LP saat pengunjung yang menyembunyikan barang itu melewati prosedur besuk mulai pemeriksaan badan dan bawaan.
Petugas pelayanan jaga yang saat itu dijaga CPNS atas nama Anggoro menemukan sesuatu yang diduga sabu dan jenis pil terlarang sebanyak 50 butir diselipkan di dubur pengunjung Pandu Aditya yang berencana menyerahkan barang itu kepada temannya, Kevin Muhammad yang sedang menjalani hukuman.
Petugas yang sama juga menggagalkan penyelundupan kedua, sekitar pukul 11.30. Anggoro yang sedang bertugas berhasil menemukan sabu, 10 paket kecil dan 2 paket besar, yang dibawa pengunjung, Yedi, dan diselipkan di selangkangan kaki. Menurut rencana, barang haram itu akan diserahkan kepada temannya yang sedang menjalani pidana di LP Narkotika Kelas IIA Bandung atas nama Dian Milyana.
Baik pengunjung maupun napi telah diinterogasi terkait dengan upaya penyelundupan sabu tersebut. Pihak LP Jelekong pun sudah menyerahkan pelaku dan barang bukti ke Polsek Baleendah untuk pendalaman lebih lanjut.
Selain berkoordinasi dengan polisi, pihak LP Jelekong sudah berkoordinasi dengan BNN. Kabiro Humas, Hukum, dan Kerja Sama Kemenkum dan HAM Ayub Suratman mengatakan pihaknya mengapresiasi petugas yang berhasil menggagalkan penyelundupan sabu tersebut.
"Kemenkum dan HAM, khususnya Ditjen Pemasyarakatan, akan terus mengawasi dan mengambil tindakan terhadap peredaran narkoba di lembaga pemasyarakatan seluruh Indonesia," pungkasnya.
Upaya pemberantasan narkoba juga terus dilakukan pihak kepolisian. Polda Sumatra Selatan melalui kerja sama dengan Polres Kota Palembang, kemarin, mengagalkan penyelundupan 5 kilogram sabu melalui Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.
Bahkan dari 4 pelaku yang diduga merupakan bandar, 3 di antaranya ditembak mati. Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara mengatakan bandar itu terungkap setelah petugas keamanan di bandara itu menemukan paket yang mencurigakan pada Sabtu sekitar pukul 14.30. Saat diperiksa, paket kemasan kopi bubuk itu diketahui berisi sabu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved