Megawati, Risma, dan Susi Pudjiastuti Berkumpul di Kebun Raya Mangrove

Abdus Syukur
29/4/2018 18:50
Megawati, Risma, dan Susi Pudjiastuti Berkumpul di Kebun Raya Mangrove
(MI/Abdus Syukur)

HUTAN mangrove seluas 2.800 hektare (Ha) di Wonorejo Kota Surabaya, Jawa Timur, dijadikan sebagai Kebun Raya Mangrove pertama di dunia.

Pencanangan Kebun Raya Mangrove itu ditandai dengan penandatangan antara Wali Kota Surabaya Tri Risma Harini dengan penjabat Ketua LIPI Bambang Soebiakto serta Ketua Umum Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) Megawati Soekarnoputri dalam Festival Jaga Bhumi yang digelar di Jalan Tunjungan Kota Surabaya, Minggu (29/4). Acara itu juga dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.

Wakil Ketua YKRI Sony Keraf menyampaikan, pembuatan Kebun Raya Mangrove memiliki berbagi fungsi penting untuk kehidupan. Mulai dari fungsi mencegah abrasi wilayah pantai, hingga menjadi sebagai wahana rekreasi yang murah bagi masyarakat.

"Penahan abrasi, terlebih saat ini banyak daerah di pinggiran pantai yag sering mengalami banjir rob. Kedua, mangrove menyimpan karbon lima kali lebih besar dari pada hutan konvensional. Mangrove juga menjadi tempat pengembang biakan biota laut dan persinggahan dari burung-burung yang bermigrasi," terang Sony.

Risma sendiri tidak bisa menutupi rasa bangganya atas penetapan hutan mangrove di Wonorejo Surabaya sebagai Kebun Raya Mangrove. "Kami bangga, semoga noktah kecil berupa mangrove seluas 2.800 Ha ini, bisa menjadi tempat kehidupan bergantung. Karena mangrove bisa menjadi paru-paru dunia," ujar Risma.

Ketua Umum YKRI Megawati Soekarnoputri menyampaikan, dirinya menjadi Ketua Umum YKRI sejak menjabat sebagai Wakil Presiden. Hal ini didasari atas keprihatinannya terhadap keberadaan kebun raya di Indonesia yang saat itu hanya ada empat kebun raya yang tidak terkelola secara maksimal.

Padahal, lanjut Megawati, kebun raya penting untuk untuk menyelamatkan lingkungan.

"Terlebih saat seperti ini, lingkungan harus diselamatkan. Sekarang, animo daerah-daerah untuk memiliki Kebun Raya menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Artinya masayarakat sudah kembali sadar mencintai lingkungannya, agar kehidupan menjadi sehat. Terbukti, kami terus mendorong dan berkomitmen untuk membangun kebun raya baru, hingga sat ini sudah terdapat 42 kebun raya," tandas Megawati. (A-1)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya