Pasokan Bahan Pokok masih Stabil

(DW/SL/UL/PO/BB/JS/WJ/RK/AD/YH/RS/RF/N-2)
27/4/2018 23:00
Pasokan Bahan Pokok masih Stabil
(MI/Dwi Apriani )

TIM Kementerian Perdagangan terus bergerak ke daerah, kemarin. Mereka memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadan.

Di Sumatra Selatan, tim dipimpin Irjen Sri Agustina dan Kepala Bulog setempat Yusuf Salahuddin dan Kepala Dinas Perdagangan Yustianus.

"Tugas kami mengawal agar barang kebutuhan pokok harganya tetap stabil dan pasokannya terpenuhi. Dari pengecekan ini, kami pastikan stok beras mencukupi dan kualitasnya cukup bagus," kata Srie.

Ia juga mendapati harga beras premium di pasaran sudah sesuai dengan harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah. "Harga kebutuhan pokok lain juga masih stabil. Ada kenaikan harga, dengan kisaran 10%."

Tim lain yang dipimpin Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Tjahya Widayanti berkunjung ke Jambi. "Dari monitoring yang kami lakukan, harga kebutuhan pokok di Kota Jambi relatif terkendali dan persediaannya mencukupi," kata Tjahya.

Di daerah ini, dia juga mendapat laporan tingginya harga cabai. Tjahya mengakui kondisi itu karena Jambi kekurangan stok di pasaran. "Cabai dipasokan dari Jawa dan Lampung. Tingginya harga cabai di Jambi terjadi karena banyak faktor, baik cuaca buruk, atau gangguan di wilayah produksi."

Pantauan serupa juga dilakukan aparatur di daerah. Dinas Perdagangan Kota Cirebon, Jawa Barat, misalnya, setiap hari harus memantau harga pangan di tiga pasar.

"Kami mengintensifkan pengawasan jelang bulan puasa. Ada kenaikan harga sejumlah bahan pangan, tapi masih terkendali, dan pasokannya masih lancar," jelas Kepala Dinas Perdagangan Yati Rohayati.

Untuk menahan laju harga kebutuhan pokok, pihaknya juga sudah meminta Pemprov Jawa Barat menggelar pasar murah. "Tahun lalu, kami mendapat jatah 7.000-an paket sembako murah," tandasnya.

Pasokan yang lancar juga membuat harga cabai di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, turun, dari semula Rp80 ribu menjadi Rp65 ribu per kilogram. "Semula, kami hanya mendapat pasokan dari Mataram. Tapi sekarang, cabai dari Surabaya sudah ada di pasar," kata Okto Takloit, pedagang.

Kondisi serupa juga terjadi di Pasar Induk Pasirhayam, Cianjur, Jawa Barat. Harga cabai turun dari sebelumnya Rp35 ribu menjadi Rp30 ribu.

Di Klaten, Jawa Tengah, harga beras medium masih tinggi mencapai Rp10 ribu-Rp12.500 per kilogram. "Harga ini stabil meski tetap tinggi," ujar Maryati, pedagang di Pasar Klaten.

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya