Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG puasa dan Lebaran, daerah terus mengantisipasi terjadinya gejolak harga kebutuhan pokok. Seperti di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, untuk mengendalikan harga, pemkab menerapkan jaring apel.
Harga bahan-bahan pokok di pasar-pasar tradisional, dalam sehari dipantau dua kali petugas yang diterjunkan serta penguatan layanan informasi harga, melalui papan harga yang terpasang di pasar-pasar.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan, Edi Suwanto, mengatakan setiap pagi dan malam, petugas turun di pasar-pasar tradisional milik Pemkab Pasuruan.
"Jam 09.00 pagi dan 21.00 malam diketahui harga kebutuhan pokok secara rinci. Makanya, jika ada lonjakan harga bisa langsung diketahu dan akan ditelusuri masalahnya," kata Edi, kemarin.
Jika dari hasil jaring apel itu diketahui adanya lonjakan harga maupun masalah lainnya, Pemkab Pasuruan melalui Disperindag Kabupaten Pasuruan, akan mengambil tindakan untuk mengendalikan harga tetap stabil. "Tindakannya bisa dilakukan operasi pasar. Atau jika ditemukan masalah lain, seperti beredarnya bahan yang membahayakan masyarakat, akan dilakukan pencegahan dengan mengimbau pedagang untuk tidak menjualnya," imbuh Edi.
Sejumlah bahan pokok yang menjadi perhatian khusus petugas, di antaranya beras, gula, jagung, tepung, minyak goreng, telur, daging sapi, dan daging ayam, serta bumbu-bumbu dapur, seperti cabai dan bawang.
Sementara itu, di Banyumas, Jawa Tengah, Disperindag setempat memastikan kecukupan kebutuhan pokok pada saat Ramadan dan Lebaran.
Kepala Dinperindag Banyumas, Yunianto, mengatakan pihaknya telah menyelenggarakan rapat bersama dengan instansi terkait lainnya seperti Bulog, bagian perekonomian, dinas pertanian, para distributor, dan lainnya. "Dari hasil rapat yang kami lakukan, stok kebutuhan pokok di Banyumas mencukupi. Bahkan, sampai Ramadan dan Lebaran mendatang," ujarnya.
Belum stabil
Masih terkait dengan pantauan kebutuhan pangan, harga pangan di Batam, Kepulauan Riau, masih tidak stabil. Harga kebutuhan pangan pokok di Batam sudah naik 20%. Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan Kementerian Perdagangan, Kasan, mengatakan Kemendag bersama pemda dan pihak terkait akan berusaha terus menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan di Batam.
Kemudian, harga daging ayam di Karangasem, Bali, melonjak hampir 100%. Apabila harga daging ayam sebelumnya Rp30 ribu per kg kini menembus Rp50 ribu per kg. "Selain mahal, ayam juga langka. Semoga harga ayam bisa kembali stabil," kata Asih, pedagang ayam di Pasar Timur Kota Amlapura, Karangasem.
Pada bagian lain, sejumlah komoditas, seperti cabai merah, daging ayam, dan telur mulai naik. Di Kupang Nusa Tenggara Timur, harga cabai merah besar di pasar tradisional dijual antara Rp70 ribu-Rp80 ribu per kg. Demikian juga dengan telur antara Rp22 ribu menjadi Rp24 ribu per kg. Meski demikian, kenaikan harga masih terjangkau dan wajar.
Adapun pasokan beras di daerah-daerah mencukupi. Penjualan beras pun dikontrol ketat untuk tidak melebihi harga eceran tertinggi.
(RS/DW/BB/PO/LD/HK/N-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved