Harga Stabil tidak Perlu Pasar Murah

(RF/TS/BB/UL/WJ/MR/YH/N-3)
25/4/2018 00:15
Harga Stabil tidak Perlu Pasar Murah
(ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

MENTERI Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita mengatakan tidak perlu lagi ada pasar murah. Pasalnya, menjelang puasa dan Lebaran, harga pangan tetap stabil. Penegasan Mendag itu disampaikan seusai menghadiri Hari Konsumen Nasional di Alun-Alun Taman Merdeka Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, kemarin. “Tidak perlu lagi ada pasar murah. Harga sekarang tetap stabil,” kata Enggartiasto.

Ia menyebutkan pasokan beras dan komoditas lainnya masih aman dan tidak terjadi kekosong-an stok. “Di Bulog banyak beras. Bagi yang kekurangan stok bisa ditambah. Tidak perlu khawatir,” terangnya. “Untuk Sulawesi dan Jawa Timur itu sudah surplus, jadi tidak perlu kita suplai. Kendati demikian, kita tetap siaga. Jika perlu, akan langsung kita suplai,” ucap Enggar.

Enggar juga menyebutkan stok daging sapi juga aman. Kemendag mengimpor daging sapi dari India sebanyak 100 ribu ton. “Jika kurang, akan ditambah lagi.” Saat ini daging sapi asal India sudah masuk ke Indonesia sebanyak 40 ribu ton, dan 20 ton lagi akan masuk sebelum Idul Fitri. “Daging sapi impor dari India sampai menjelang Lebaran nanti ada 60 ribu ton,” pungkasnya.

Sementara itu, Satgas Pangan Polri akan membahas upaya antisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Lebaran bersama lembaga dan kementerian terkait, hari ini. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan saat ini harga sejumlah komoditas relatif stabil. Meski demikian, pemerintah ekstra mengantisipasi terjadinya lonjakan harga.

Langkah antisipasi juga dilakukan di daerah. Seperti di Cirebon, monitoring dan pengawasan terhadap kebutuhan bahan pangan diintensifkan. Kemudian di Padang, Sukabumi, Aceh, Boyolali, dan Yogyakarta, harga kebutuhan pokok justru turun. Pemkab Boyolali melalui dinas pertanian menjanjikan pasokan pangan lancar selama puasa. (RF/TS/BB/UL/WJ/MR/YH/N-3)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya