Jembatan Widang Dibongkar Manual

(YK/AS/YH/BB/N-3)
24/4/2018 00:30
Jembatan Widang Dibongkar Manual
( ANTARA FOTO/Aguk Sudarmojo)

PEMBONGKARAN Jembatan Cincin di Desa/Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, yang ambruk dilakukan secara manual dengan bantuan tenaga manusia. Pasalnya ambruknya jembatan berada pada kemiringan hingga 30 derajat.

Pembongkaran dilakukan dengan melibatkan 30 tenaga kerja khusus dari Jembatan Sungai Brantas. Pejabat pembuat komitmen Balai Besar Jalan Nasional VIII Surabaya, Tugiman, mengatakan pembongkaran jembatan dilakukan mulai Sabtu (21/4) dan ditargetkan selesai sepekan. Pembongkaran jembatan itu tidak menggunakan eskavator, tetapi dengan alat pemecah batu.

Kepala BPBD Tuban Joko Ludiyono menambahkan, setelah pembongkaran selesai, akan dipasang jembatan rakitan yang didatangkan dari Jakarta. Jembatan rakitan saat ini dalam proses pengiriman.

Masih terkait dengan pembangunan infrastruktur, Lebaran pada tahun ini para pemudik bisa menikmati Tol Jakarta-Surabaya karena seluruh jalan sudah tersambung.

"Animo masyarakat pemudik untuk melintas di Tol Jakarta-Surabaya cukup tinggi maka berbagai persiapan dan rekayasa lalu lintas terus dilakukan," kata Kepala Korlantas Polri Irjen Royke Lumowa seusai menggelar rapat koordinasi rencana Operasi Ketupat 2018 di Wisma Perdamaian Semarang, Senin (23/4).

Royke memperkirakan sebagian besar kendaraan akan melintas di Tol Jakarta-Surabya jika dibandingkan dengan jalan nasional yang sudah ada. Namun, ada sebagian jalan bersifat masih fungsional, seperti Batang-Semarang maka harus diantisipasi jalur keluar. "Ini harus koordinasi antarpolres terkait untuk membuat beberapa jalur exit," kata Royke.

Dari Sumatra Barat (Sumbar), pemerintah provinsi setempat menargetkan pembayaran lahan ruas tol Trans-Sumatra, Padang-Sicincin, pada 1 Juli mendatang. Jadi, pengerjaan proyek tol yang menghubungkan Sumbar-Riau segera terealisasi. Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan ada masalah sertifikat tanah di 0-150 km. "Surat tanah nantinya diperbarui dan ini menjadi tanggung jawab Badan Pertanahan Nasional," ujarnya.

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya