Kunjungan Wisata belum Pulih

(OL/VL/PO/N-2)
23/4/2018 23:45
Kunjungan Wisata belum Pulih
(ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

KUNJUNGAN wisatawan ke Bali pasca-erupsi Gunung Agung, sampai saat ini, belum pulih. Salah satu indikasinya, pada triwulan pertama 2018, jumlah kunjungan wisata jauh di bawah periode yang sama pada 2017.

Humas Bali Tourism Board Gilda Sagrado mengakui hampir seluruh pasar potensial wisatawan ke Bali belum menunjukkan peningkatan kunjungan.

"Semua pasar, baik dari Eropa, Amerika, maupun Asia, semuanya masih minus. Pemulihan setelah didera erupsi Gunung Agung masih belum maksimal," sambungnya di Denpasar, Senin (24/4).

Salah satu pasar andalan, lanjut Gilda, ialah Tiongkok. Pada triwulan pertama 2017, jumlah warga Tiongkok yang datang ke Bali mencapai 396.134 orang. Namun pada 2018 ini, jumlahnya menurun menjadi 301.690 orang.

Bencana erupsi Gunung Agung berlangsung pada Oktober 2017 dan berangsur mereda pada Februari lalu.

Sementara itu, dari sejumlah daerah, kemarin, juga dilaporkan masih adanya kejadian bencana. Di Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, warga dikejutkan dengan terjadinya gempa tektonik dengan kekuatan 5,4 SR. "Meski tidak berpotensi tsunami, tapi gempa selama 20 detik itu sangat mengejutkan warga," kata Kabid Kedaruratan BPBD Eric Minarongsong.

Di Nusa Tenggara Timur, Garuda ATR7027 rute Labuan Bajo-Ende, gagal mendarat di Bandara H Aroeboesman, Ende. "Tadi terjadi angin kencang berkecepatan 35 knots (64,82 kilometer per jam) sehingga pesawat Garuda tidak bisa mendarat dan kembali ke Labuan Bajo," kata Nike Ruwe, prakirawan Pos Meteorologi Ende.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya