Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMILIHAN Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah tidak sepi dari kampanye hitam dan hoaks. Seperti dialami calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang merasakan bola panas hoaks. Berikut petikan wawancara wartawan Media Indonesia Akhmad Safuan dengan Ganjar Pranowo di Semarang, Jateng, Kamis (12/4).
Bagaimana Anda melihat hoaks di putaran pilgub saat ini?
Berita bohong dan fitnah selalu menjadi kehidupan yang nyata masa-masa kampanye baik di pilkada, pilgub, pileg maupun pilpres, karena ambisi yang ambusius menjadikan orang lupa akan hati nurani dalam kompetisi yang seharusnya sehat. Hoaks harus dihilangkan dalam pesta demokrasi yang penuh kegembiraan ini, karena hoaks merusak tatanan kehidupan yang dapat merusak persatuan dan memecah belah antarwarga. Tidak perlu black campaign, antarcalon saling adu program visi dan misi bagaimana akan membawa daerah kedepan yang benar.
Apakah Anda merasakan serangan hoaks itu?
Saya sudah memperkirakan dari awal akan datang serangan hoaks itu, hanya perkiraan saya baru akan muncul pada Mei mendatang, yakni mendekati pencoblosan. Namun, ternyata lebih cepat pada awal April serangan hoaks sudah mulai muncul.
Hoaks seperti apa yang Anda perkirakan?
Sebetulnya itu merupakan isu lama yang tentu akan digoreng kembali, seperti isu semen, SARA, KTP-E, isu kemiskinan, dan laporan pertanggungjawaban. Namun, semua itu sudah dapat diantisipasi karena memang tidak ada yang dirisaukan. Semua akan terjawab dengan fakta dan data. Seperti isu SARA yang baru saja terembus setelah baca puisi karya Gus Mus. Satu per satu orang yang mempermasalahkan minta maaf dan tentu sebagai bagian dari orang yang terbidik saya maafkan.
Bagaimana dengan gorengan hoaks kedepan menurut Anda?
Saya tahu pasti saat ini mereka yang suka menggoreng hoaks menunggu saya kejeglong (terperosok dalam lubang). Tentu saya harus berhati-hati dan waspada agar tidak terperosok ke dalam lubang, karena lubang itu memang ada. Dengan sengaja membuat dengan harapan saya masuk hingga mudah menjatuhkan jelang pilgub ini. Dengan tim pemenangan dari awal saya sudah menekankan untuk memenangi pilgub ini. Jangan pernah membuat hoaks atau black campain, karena itu akan mencederai demokrasi itu sendiri. Rakyat Jawa Tengah cukup cerdas menghadapi ini. Kalau kampanye negatif boleh seperti Ganjar itu jelek dan tidak becus dalam masalah ini. Tapi tentu tidak asal bilang negatif dan harus dipertanggungjawabkan dengan data dan fakta dan tidak asal ngomong. (N-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved