Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KABUPATEN Rembang, Jawa Tengah buat Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN) Maryono menyimpan kenangan tersendiri. Banyak masa indah yang dirasakan di Rembang ini terutama ketika awal mrnuntut ilmu di kabupaten ujung timur Provinsi Jawa Tengah.
Pria kelahiran Rembang, 16 September 1955 itu, mengaku dari Rembang inilah keberhasilannya hingga menjadi Dirut BTN dimulai, dari pendidikan dasar hingga saat belajar di SMA Negeri 1 Rembang terasa menjadi kenangan tersendiri, karena pondasi pendidikan benar-benar ditempa dari sekolah ini.
"Tanpa sekolah di sini saya tidak akan jadi apa-apa. Di sinilah saya mengawali menapaki hidup dan karier sebelum melanjutkan ke sekolah yang lebih tinggi," kata Maryono ketika memberikan pengarahan kepada ratusan siswa SMA Negeri 1 Rembang.
Maryono yang memulai karier di Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo) sebagai Wira Muda di Kelompok Pembahas Kredit Kantor Cabang (1983), Kepala Cabang Bapindo di Batam dan Pontianak (1996-1997), Kepala Wilayah IX/Banjarmasin Bank Mandiri (Agustus 1999-Juli 2002), Kepala Wilayah IX/Banjarmasin Bank Mandiri (Agustus 1999-Juli 2002), Kepala Wilayah I/Medan Bank Mandiri (Juli 2002-Desember 2003), Executive Vice President/Group Head Jakarta Network Group PT Bank Mandiri (2004-2008), Komisaris Utama PT. Mandiri Investama (September 2007), Direktur Utama PT. Bank Mutiara Tbk (November 2008-Desember 2012) dan Direktur Utama PT BTN (mulai Desember 2012).
CSR BTN kemudian menyumbangkan 100 komputer kepada SMA Negeri 1 Rembang dan membantu pembangunan masjid. Menurut Maryono, sumbangan itu sebagai tanda perhatian BTN pada dunia pendidikan
"Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian BTN terhadap dunia pendidikan dan secara kebetulan saya alumni sekolah ini," tambahnya. (A-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved