Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SISWA yang menjadi korban penamparan guru SMK Kestarian Purwokerto, Jawa Tengah, ternyata tidak hanya satu orang melainkan sembilan siswa.
Kapolres Banyumas AKB Bambang Yudhantara Salamun, Jumat (20/4), menjelaskan bila mengacu video yang viral penamparan yang beredar di media sosial (medsos) hanya memperlihatkan penamparan terhadap seorang siswa.
Akan tetapi, lanjut dia, berdasarkan pemeriksaan kepolisian, ada sembilan siswa yang menjadi korban. Mereka adalah FAP, 16, MLA, 16, HNR, 16, MI, 16, ASH, 17, FF, 16, AP, 16, dan IJW, 16.
"Pelaku menampar satu per satu anak di ruang laboratorium teknik komputer jaringan. Mereka ditampar karena terlambat masuk kelas," ujarnya.
Bambang menambahkan, aksi penamparan tersebut memang sengaja direkam. Tujuannya untuk menjadi pelajaran bagi siswa lainnya.
Tetapi dalam perkembangannya, video tersebut justru menjadi viral di medsos. "Dari 9 anak tersebut, ada dua anak yang telinganya bermasalah seusai kejadian. Setelah dibawa ke RS, keduanya diperbolehkan pulang dan hanya menjalani rawat jalan," kata Bambang.
Pendamping korban dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Tri Wuryaningsih mengatakan pihaknya telah mendampingi keluarga korban untuk melakukan pelaporan.
"Kami melakukan pendampingan setiap proses pemeriksaan. Kami juga sudah berkoordinasi dengan kepala sekolah dan guru agar anak-anak yang menjadi korban bisa bersekolah lagi dengan nyaman, termasuk anak yang melakukan perekaman dan mengunggah. Kami dampingi agar mentalnya kuat sehingga bisa bersekolah dengan baik," kata Tri. (A-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved