Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG Ramadan, sejumlah komoditas pangan terus dipantau Kementerian Perdangan. Tim Kementerian Perdagangan (Kemendag) terjun langsung mengecek ketersediaan pasokan di lapangan. Seperti di Nusa Tenggara Timur, tim Kemendag mengecek stabilitas harga barang kebutuhan pokok di Kupang. Peninjauan dilakukan di tiga pasar tradisional, gudang penyimpanan bahan kebutuhan pokok, gudang Bulog, pelabuhan, dan pasar modern.
Satu hari sebelumnya, Bulog Divisi Regional Nusa Tenggara Timur menggelontorkan 43 ton beras ke pasar untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga beras. “Kami terus berupaya menurunkan harga beras di pasar dengan menggelontorkan beras sebanyak-banyaknya,” kata Kepala Bidang Pelayanan Publik Bulog Divre NTT Dominggus Foes.
Saat ini harga bahan kebutuhan pokok di pasar masih normal seperti daging sapi Rp90 ribu per kilogram (kg), bawang merah, cabai, dan kentang dijual Rp15 ribu per kg, beras medium dijual antara Rp9.500-Rp11.000 per kg, sedangkan beras premium yang dijual Bulog terdapa dua jenis, yakni beras curah seharga Rp9.500 per kg, dan beras merek Beraskita seharga Rp9.800 per kg.
Sebaliknya, harga cabai merah besar naik 100%. Seperti di Pasar Kasih, Kelurahan Naikoten 1 Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, harga cabai merah besar dari Rp40 ribu per kg menjadi Rp80 ribu per kg. “Saya membeli cabai dari produsen di Mataram seharga Rp70 ribu per kg dan menjualnya dengan harga Rp80 ribu per kg. Kenaikan harga cabai sudah terjadi tiga minggu ini. Kemungkinan harga cabai akan naik lagi menjelang hari raya,” kata Okto Takloit, pedagang cabai di Pasar Kasih.
Untuk antisipasi gejolak harga, Bulog pun menyediakan Dari Jawa Tengah, Bulog Subdivre Banyumas menyediakan 4 ton daging kerbau impor untuk masyarakat setempat. Daging impor tersebut dijual dengan harga Rp80 ribu per kg, atau jauh di bawah harga daging sapi di pasaran berkisar Rp110 ribu-Rp120 ribu per kg. Kepala Bulog Banyumas Sony Supriyadi mengatakan, setiap harinya sekitar 40 kg-50 kg daging terjual.
Belum optimal
Masih terkait dengan pangan, serap gabah dan beras petani Bulog Subdivre Surakarta, Jawa tengah, belum optimal. Pasalnya, harga gabah di tingkat petani masih mahal dan jauh di atas ketentuan fleksibilitas harga pembelian pemerintah.
Sementara itu, di Karawang, Jawa Barat, Bulog Subdivre Karawang-Bekasi juga belum optimal menyerap gabah petani karena masih mahal. “Saat ini harga gabah petani mencapai Rp4.600 per kg gabah kering panen,” kata Kepala Bulog Subdivre Karawang-Bekasi, Sulais.
Sementara itu, di Sumatra Barat, Kemendag mengimbau pedagang maupun distributor tidak menjual bahan kebutuhan pokok di atas harga eceran tertinggi selama Ramadan. Bila ada pedagang yang menaikkan harga, akan dicabut izin berdagangnya. (PO/LD/JS/CS/YH/RF/N-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved