Anak Harimau Masuk Perangkap

(YH/N-3)
17/4/2018 22:10
Anak Harimau Masuk Perangkap
( ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi)

SEEKOR anak harimau sumatra (Panthera tigris sumatrae) masuk perangkap Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Kota Bukittinggi di Koto Tabang, Jorong Muaro, Nagari Koto Rantang Batang, Palupuah, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, Sabtu (14/4). Harimau tersebut kini dievakuasi ke Pusat Rehabilitasi Harimau Sumatra Dharmasraya, Selasa (17/4).

Sebelumnya, anak harimau berjenis kelamin betina dan berusia 2 tahun ini sudah tiga hari berada di kerangkeng. “Berdasarkan laporan masyarakat, harimau yang berkeliaran di lokasi ada tiga ekor, terdiri dari satu induk dan dua anaknya. Kami membuat perangkap sebagai umpan agar induk dan saudaranya ikut masuk,” kata Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Sumatra Barat, Khairi Ramadhan, Selasa (17/4).

Namun, hingga dua hari terakhir, induk dan saudaranya tidak kunjung menghampiri sehingga BKSDA memutuskan membawa anak harimau itu ke Dharmasraya sebelum dilepasliarkan. Pejabat fungsional Pengen­dali Ekosistem Hutan BKSDA Bukittinggi, AA Jusmar, mengatakan anak harimau tersebut terlebih dahulu diberi suntik penenang sebelum dibawa ke Dharmasraya yang jaraknya cukup jauh dari Palupuh.

Menurutnya, di pusat konservasi tersebut, anak harimau akan terbiasa dengan habitatnya karena kawasan hutan cukup luas. BKSDA masih memasang dua perangkap untuk dua harimau lainnya. Tim dokter yang memeriksa kesehatan harimau itu  menyatakan satwa liar tersebut dalam kondisi sehat. “Harimau itu menampakkan sifat liarnya. Ini menandakan kondisinya stabil,” kata tim dokter BKSDA, Sefrizal. (YH/N-3)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya