BPBD Waspadai Bencana Pergantian Musim

(BB/LD/DW/N-2)
15/4/2018 23:45
BPBD Waspadai Bencana Pergantian Musim
(ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

PERALIHAN musim mengharuskan BPBD Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus mempersiapkan diri. Daerah ini beberapa kali dilanda hujan deras dan angin kencang yang membuat banyak pohon tumbang.

"Sudah mulai masuk masa peralihan. Perubahannya cukup ekstrem terhadap kondisi cuaca. Hujan deras disertai angin kencang bisa mengakibatkan puting beliung," kata Kepala Seksi Kedaruratan Eka Widiaman, Minggu (15/4).

Eka menyebutkan sampai saat ini curah hujan diperkirakan masih

berintensitas tinggi. Karena itu, status siaga darurat banjir dan longsor di Kabupaten Sukabumi masih diberlakukan hingga Mei. "Prediksinya awal Mei baru masuk musim kemarau," jelasnya.

Di Cilacap, Jawa Tengah, Stasiun Meteorologi BMKG juga mengeluarkan

peringatan dini gelombang tinggi. Di perairan selatan Jateng dan DIY gelombang diperkirakan bisa mencapai 4 meter.

"Di pantau ketinggian gelombang maksimal bisa mencapai 3,5 meter. Nelayan yang menggunakan perahu kecil harus waspada," kata pengamat cuaca BMKG Cilacap Feriharti Nugrohowati.

Selain gelombang tinggi, kecepatan angin diperkirakan maksimal 15 knots baik di pantai maupun di samudra. "Ada potensi hujan turun dengan intensitas ringan hingga sedang di pantai."

Sementara itu, karena banjir masih sering terjadi di Palembang pada musim penghujan, Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Sumatra Selatan meminta pemerintah kota memperbanyak kolam retensi. Dinas juga sudah mengusulkan pembangunan dua kolam ke pemerintah pusat.

"Kami mengusulkan kolam dibangun di kawasan Punti Kayu dan Sematang Borang. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat sudah memberi sinyal positif," kata Sekretaris Dinas Pengelolaan SDA, Vivin Indira Sari.

Kolam di Punti Kayu akan dibangun pada 2019, jika pemkot bisa membebaskan lahan.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya