Infrastruktur Mudik Dibenahi

Cikwan suwandi
13/4/2018 00:45
Infrastruktur Mudik Dibenahi
(ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi)

DINAS Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terlambat dalam lelang proyek pelaksanaan perbaikan infrastruktur mudik. Namun, pemkab optimistis proyek dapat diselesaikan sebelum arus mudik dimulai.
“Memang ada proses keterlambatan lelang untuk perbaikan jalur mudik,” aku Kepala Dinas PUPR Karawang, Acep Jamhuri, kepada Media Indonesia, Kamis (12/4).

Acep menjelaskan, jalur mudik yang akan diperbaiki ialah ruas Jalan Cikalong-Cilamaya. Ruas jalan tersebut biasanya digunakan untuk jalur alternatif pemudik motor roda dua menuju jalur pantura Jawa Tengah. “Ada beberapa titik yang rusak. Memang kita sudah rencanakan untuk dilakukan perbaikan secepatnya dengan anggaran Rp5 miliar,” kata Acep.'

Dari Tasikmalaya, jalur lintas selatan Jawa Barat menuju Jawa Tengah masih dipenuhi lubang, sedangkan jalur lingkar utara milik Pemkot Tasikmalaya hingga kini belum bisa dibangun. Pemkot Tasikmalaya masih kekurangan anggaran Rp250 miliar.
Wali Kota Tasikmalaya Budi Budiman menjelaskan pemkot membangun kembali jalan lingkar utara mulai Jl Mashudi Cibeureum menuju Karangresik untuk mengurangi beban kendaraan di Kota Tasikmalaya. Namun, jalan alternatif ini akan selesai pada 2020.
“Saat ini jalan masih dalam tahap pengerukan dan pembebasan tanah. Kami masih kekurangan anggaran sekitar Rp250 miliar, ” terangnya.

Dari Jawa Timur, menjelang arus mudik, Satlantas Polres Bojonegoro rutin melakukan pengecekan jalur mudik. Kasat Lantas Polres Bojonegoro, AK Aristianto, mengatakan pengecekan sengaja dilakukan lebih awal sebagai bagian dari kesiapan Polres Bojonegoro dalam menghadapi Lebaran.   

Dari Sumatra Barat, jalan alternatif Padang-Pesisir Selatan, yang masuk lintas barat Sumatra, terus diperbaiki. Jalan alternatif penghubung Bungus-Mandeh itu bisa memberikan kelancaran bagi pelancong saat liburan Lebaran.

Perbaikan rel KA
Selain jalan raya, persiapan jalur kereta api sudah dilakukan. PT Kereta Api Indonesia (KAI) memperbaiki sejumlah rel kereta api yang dianggap rawan kecelakaan. Salah satu jalur rel kereta api yang dianggap rawan ada di sepanjang tanggul penahan lumpur Lapindo di Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo.

Sebabnya, jalur rel di Porong, Sidoarjo, itu selalu tergenang air setiap tahun. Bahkan, rel itu ambles karena faktor penurunan tanah. Direktur PT KAI, Edi Sukmoro, mengatakan angkutan Lebaran mulai efektif pada 5-26 Juni sehingga persiapan dan perbaikan semua rangkaian kereta dan rel kereta api dilakukan sejak dini.   

Pada bagian lain, Pemkab Karanganyar mengimbangi kerja serius Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT KAI membangun rel ganda Solo-Madiun. “Saat ini kita sudah memasuki proses penentuan nilai kompensasi,” kata Kabag Pemerintah Umum Setda Karanganyar, Ali Ghufron.

Selain pembangunan rel ganda, Kemenhub menggenjot pembangunan bandara baik baru maupun lama. Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Santoso, mengatakan pada tahun ini anggaran APBN 2018 sebesar Rp190 miliar dikeluarkan untuk penyelesaian Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Kalimantan Tengah. (AD/YK/YH/HS/WJ/RF/SS/N-3)

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya