Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MINUMAN keras (miras) oplosan yang telah menewaskan 23 warga di wilayah Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dipastikan mengandung metanol dan etanol.
Berdasarkan uji laboratorium, miras oplosan itu tidak mengandung ginseng seperti yang digembar-gemborkan.
"Tak ada ginsengnya. Bohong itu. Saya imbau masyarakat jangan terbius nama ginseng. Karena, ginseng itu seolah nambah kekuatan atau vitalitas. Padahal tidak ada ginsengnya," ujar Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto saat mengunjungi Pos Pam Limbangan, Garut, Rabu (11/4).
Agung mengatakan, pihaknya tengah mengejar pemilik rumah berinisial S di Garut yang mengoplos miras tersebut. Karena, miras yang dikonsumsi warga memiliki kandungan metanol dan etanol dan sangat membahayakan.
"Miras yang dikonsumsi mereka, kami dipastikan karena mengalami kandungan metanol dan etanol. Dan berdasarkan keterangan dokter, korban mengalami gejala awal sesak napas setelah itu mual, muntah, dan napas habis," ucapnya.
Jumlah korban meninggal dunia jika digabungkan dengan wilayah Sukabumi dan Kabupaten Bandung mencapai 52 orang. Untuk miras oplosan yang dikonsumsi warga Sukabumi, tidak ada kaitan dengan miras di Cicalengka.
Agung mengungkapkan, kepolisian sudah mengamankan delapan orang yang merupakan penjual dan peracik. Empat di antara mereka berasal dari Pelabuhan Ratu Sukabumi dan sisanya dari Cicalengka. (A-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved