Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan (Distanbunnak) Kepulauan Bangka Belitung Toni Batubara, Senin (9/4), dipanggil oleh kejaksaan.
Ia memberikan penjelasan dan klarifikasi mengenai cetak sawah di provinsi kepulauan itu.
"Kami hanya memberikan data-data untuk cetak sawah yang dikerjakan oleh TNI pada 2015-2017. Semua datanya ada," kata Toni, Senin (9/4).
Ia menegaskan, cetak sawah merupakan kerja sama pemerintah dengan Zeni TNI-AD yang menggunakan dana dari APBN, sementara untuk pengarapan sawah dikerjakan TNI.
"Kita hanya menyiapkan calon petani calon lahan (cpcl), itu dari kita yang mendata. Ada calon petani yang tidak kebagian cetak sawah karena cpcl-nya melebihi pagu yang ditargetkan," jelas Toni.
Selama tiga tahun, jumlah pagu 13.631 hektare, cpcl 15.314 hektar/orang, yang dikontrak 13.038 hektare sementara yang tercetak hanya 11.823 hektare (2015-2017).
"Kalau biaya 1 hektare cetak sawah Rp16 juta per hektare. Semua kan dari APBN murni, tidak ada APBD," tegasnya.
Toni mengakui, dari hasil cetak sawah, bisa saja tidak semuanya bisa ditanam. "Untuk realiasi tanam itu ada di kabupaten masing-masing. Saya belum dapat rekanannya, tetapi persoalannya terkadang petani kita tidak maksimal memanfaatkan lahan ini, misalnya satu kali tanam saja, setelah panen lahannya tidak digarap lagi," jelasnya. (A-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved