Jelang UNBK, Siswa Memilih Menginap di Sekolah

Depi Gunawan
08/4/2018 15:41
Jelang UNBK, Siswa Memilih Menginap di Sekolah
(ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

BELASAN siswa SMA Negeri 1 Rongga, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, memilih menginap di sekolah agar tidak terlambat mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang mulai diselenggarakan Senin (9/4).

Pihak sekolah telah memfasilitasi siswa yang akan menginap di sekolah dengan menyediakan makan serta tempat belajar di ruangan khusus.

"Ada belasan peserta ujian yang akan menginap di sekolah karena rumahnya sangat jauh. Waktu tempuh dari rumah ke sekolah bisa mencapai dua jam bahkan lebih, lantaran mesti melintasi bukit dan gunung," kata Kepala SMAN 1 Rongga Dedi Suanda, Minggu (8/4).

Dedi menyatakan, sejumlah siswa sudah ada yang datang dan menginap di sekolahnya sejak Sabtu (7/4). Namun, mereka sempat kembali ke rumah masing-masing untuk mempersiapkan segala sesuatu yang akan dibawa untuk menginap.

"Sebagian anak-anak yang rumahnya jauh dan belum punya kendaraan, biasa berjalan kaki ke sekolah. Bahkan kalau hujan dan jalanan licin, motor enggak bisa dipakai karena berbahaya. Jadi, agar tak kesiangan ke sekolah, siswa sudah biasa nginep di kelas," ungkapnya.

Untuk menguatkan mental peserta sebelum ujian, para siswa yang menginap akan mengikuti pengajian yang didampingi seorang ustaz setelah salat subuh.

Dedi menyatakan, kegiatan siswa menginap di sekolah sudah berlangsung sejak setahun terakhir. Bahkan bukan saat ujian saja, dalam kegiatan sekolah biasa pun, puluhan siswa sudah terbiasa tidur di sekolah.

"Siswa akan diberikan materi pelajaran yang diujiankan setelah salat magrib. Selama ini, mereka yang suka menginap mengaku merasa nyaman, dinikmati saja," bebernya.

Dedi berharap, program menginap di sekolah bisa berlanjut, apalagi Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah memberikan bantuan bagi mereka yang menginap di sekolah.

Namun, ia mengaku, belum mengetahui nilai bantuan tersebut," lancar-lancar saja, belum ada kendala. Malah mereka senang," ujarnya.

Di SMAN 1 Rongga, UNBK diikuti oleh 108 peserta ditambah 26 orang siswa dari sekolah lain, jumlah komputer yang akan digunakan untuk ujian mencapai 45 unit.

Walaupun berada di wilayah pelosok, kata dia, jaringan internet sudah sampai hingga ke Kecamatan Rongga. "Komputer cukup untuk dua ruangan, ujian akan dibagi dalam tiga sesi," terangnya. (A-1)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya