Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Brawijaya, Kota Malang, Jawa Timur, akan membangun museum peradaban Islam setelah Masjid Raden Patah kampus diresmikan oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI).
Untuk itu DMI bakal mengembangkan riset menjadikan masjid multifungsi sebagai pusat peradaban, syiar, dan kajian.
"Semua itu bertumpu di masjid," tegas Wakil Ketua Umum DMI yang juga menjabat Wakapolri Komjen Syafruddin kepada wartawan di Universitas Brawijaya, Jumat (6/4).
Syafruddin datang di kampus itu mewakili Ketua Umum DMI yang juga Wapres Jusuf Kalla untuk meresmikan Masjid Raden Patah yang bakal dilengkapi museum peradaban Islam.
Ia menjelaskan perkembangan Islam secara global maju dengan pesat. Di Indonesia ada sebanyak 800 ribu masjid.
Menurutnya, hanya ada dua negara di dunia yang perkembangan masjidnya tidak diatur oleh pemerintah, yakni Indonesia dan Pakistan.
"Tapi bedanya dengan Pakistan, masjid di Indonesia lebih makmur, aman, dan multifungsi sebagai pusat peradaban Islam, kajian, dan syiar," ujarnya.
Karenanya riset peradaban Islam akan terus dikembangkan seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi. "Sekarang riset di Indonesia sudah ditentukan. Di Jawa, dipilih Surabaya dan Malang terkait sejarah Wali Songo karena terkenal di seluruh dunia. Selain itu sebagian di luar Jawa," katanya.
Rektor Universitas Brawijaya Mohammad Bisri mengaku sudah mematangkan rencana pembangunan museum pusat peradaban Islam di Masjid Raden Patah. Untuk keperluan itu, tim kampus setempat mematangkan konten sehingga di dalamnya bakal memuat sejarah Islam nusantara terlengkap.
"Kami akan memasukkan mushaf, bagian naskah Alquran bertulis tangan, yang dimiliki Masjid Jamik Kota Malang," tegas Bisri.
Masjid Raden Patah semula didirikan pada 1975 hanya mampu menampung sekitar 200 jemaah.
Sekarang, luas bangunan 6.830 meter persegi dengan kapasitas 4.500-7.000 jamaah. Pembangunan menelan anggaran Rp39 miliar bersumber dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) atau tidak menggunakan dana APBN maupun donatur
Arsitekturnya bergaya Majapahit dirancang oleh dosen senior Teknik Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Ali Sukirno. (A-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved