Pemda Kebut Tuntaskan KTP-E

Kristiadi
06/4/2018 08:50
Pemda Kebut Tuntaskan KTP-E
(Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo -- MOHAMAD IRFAN )

JELANG pelaksanaan pilkada serentak di 171 daerah pada 27 Juni, jutaan penduduk masih belum memiliki kartu tanda penduduk elektronik (KTP-E) sebagai syarat untuk menyalurkan hak pilih.

Para petugas di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) di Priangan Timur, Jawa Barat, belum bekerja maksimal dalam melayani pengurusan KTP-E karena terkendala jaringan internet yang lamban.

"Akibatnya, minat warga mengurus identitas semakin rendah. Di Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Banjar, Ciamis, Garut, dan Kabupaten Pangandaran, proses perekaman identitas warga banyak terkendala karena kekurangan petugas dan jaringan internet yang bermasalah," kata Kepala Dinas Dukcapil Kota Tasikmalaya, Imih Misbahul Munir, kemarin.

Menurut Imih, di Kota Tasikmalaya perekaman data KTP-E telah dilakukan terhadap sekitar 40 ribu warga hasil pencocokan dan penelitian yang dilakukan KPU setempat. Masih tersisa belasan ribu warga belum melakukan perekaman karena mereka berada di luar kota. "Kami akan mempercepat penyelesaian KTP-E, terutama pemilih pemula menjelang Pilkada 2018."

Dinas Dukcapil Kota Ternate, Maluku Utara, menggandeng kelurahan dan kecamatan untuk menuntaskan perekaman data KTP-E di kota tersebut.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Ternate, Rukmini, mengakui hingga kini tidak kurang dari 124 ribu warga Kota Ternate belum melakukan perekaman data untuk KTP-E. "Jadi, kami minta kelurahan print out untuk verifikasi mana warga yang sudah merekam dan mana yang belum. Kami telah menambah alat perekaman di sejumlah kelurahan."

Di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, sebanyak 30 ribu lebih warga diketahui belum melakukan perekaman KTP-E setelah pencocokan dan penelitian oleh petugas lapangan KPU setempat.

"Dua tim pasangan calon Bupati-calon Wakil Bupati Bondowoso dengan Dinas Dukcapil termasuk KPU bersama-sama mengecek warga yang memenuhi syarat sebagai pemilih, tetapi masih belum melakukan perekaman data KTP-E.

Dinas Dukcapil akan memberikan jadwal perekaman per kecamatan," ujar Sekretaris Tim Pemenangan Pasangan cabup-cawabup Salwa-Bachtiar, Andi Hermanto.

Dinas Dukcapil Kabupaten Karawang, Jawa Barat, melakukan jemput bola dalam perekaman data KTP-E karena semakin dekatnya jadwal Pemilihan Gubernur Jabar pada Juni 2018.

"Kami mengoptimalkan pelayanan dengan melakukan jemput bola terhadap sekitar 33 ribu warga yang belum melakukan perekaman data KTP-E. Data warga itu berasal dari KPU Karawang. Sejauh ini hasil perekaman sudah mencapai 91% atau sekitar 1,9 juta penduduk telah melakukan perekaman KTP-E," ungkap Kepala Dinas Dukcapil Karawang, Yudi Yudiawan.

Sementara itu, dalam catatan Komisioner KPU Viryan masih ada 6,7 juta penduduk dalam daftar pemilih sementara Pilkada 2018 yang perlu menyelesaikan perekaman data KTP-E.

"Data 6,7 juta itu tersebar di 381 kabupaten/kota. KPU daerah harus berkoordinasi dengan dukcapil," tutur Viryan.

Mendagri Tjahjo Kumolo meminta aparatur sipil negara meningkatkan pelayanan kebutuhan administrasi masyarakat. "Mulai minggu ini pelayanan masyarakat untuk KTP-E, akta kelahiran, dan surat kematian harus selesai 1 jam. Ini perintah Presiden kecuali kalau listrik mati dan komputer error," tandas Tjahjo di kampus IPDN, Sumedang, kemarin.(Ric/BY/Ant/X-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya