Papua Minta Helikopter untuk Layanan Kesehatan

Antara
05/4/2018 08:54
Papua Minta Helikopter untuk Layanan Kesehatan
(ANTARA/Sigid Kurniawan)

DINAS Kesehatan Provinsi Papua mengusulkan pengadaan helikopter dan kapal cepat kesehatan ke Kementerian Kesehatan dan Bappenas guna memudahkan pelayanan kesehatan di wilayah yang sulit dijangkau.

"Tahun ini kami mengusulkan helikopter dan kapal cepat kesehatan, usulan itu yang diminta oleh Kementerian Kesehatan dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas)," kata Kepala Dinkes Papua Aloysius Giyai di Jayapura, Kamis (4/4/2018).

Akan tetapi, katanya, usulan itu juga disingkronkan dengan salah satu instruksi presiden pada 2017 terkait dengan percepatan pembangunan Papua. Salah satu poin didalam inpres tersebut yakni terkait dengan bidang kesehatan.

Inpres itu hanya berlaku selama tiga tahun, yakni pada 2017 hingga 2019, yang artinya mengakhiri periode pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Dulunya Beliau (Presiden, red.) kira-kira yang mana yang belum dituntaskan, oleh karena itu maka kami usulkan pengadaan helikopter dan kapal cepat kesehatan," katanya.

Aloysius mengatakan walaupun banyak tenaga kesehatan bergerak semisal dalam Program Nusantara Sehat, Satuan Tugas Pelayanan Kesehatan Kaki Telanjang, Satuan Pelayanan Kesehatan Terapung, atau nama apapun, tidak akan berjalan secara optimal kalau tidak didukung dengan fasilitas memadai untuk menjangkau daerah yang sulit dijangkau.

Oleh karena itu, katanya, satu-satunya jalan untuk menjangkau daerah terisolasi tersebut, dengan menggunakan helikopter dan kapal cepat.

"Dengan adanya dukungan fasilitas yang memadai maka pelayanan kesehatan di Papua, khususnya di daerah terisolasi akan teratasi," ujarnya. Ia menambahkan minimal ada sesuatu pada era pemberlakuan undang-undang otonomi khusus di Papua, terutama di bidang kesehatan. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya