APK Raib, Uang Palsu Beredar Jadi PR Pihak Keamanan

YH/DW/YK/DG/N-1
04/4/2018 10:00
APK Raib, Uang Palsu Beredar Jadi PR Pihak Keamanan
(ANTARA)

KECURANGAN dan kerawanan dalam proses pelaksanaan pilkada mulai terjadi di berbagai wilayah. Komisi Pemilihan Umum Kota Padang melaporkan ke kepolisian sebagai respons adanya keberatan tim pemenangan kampanye pasangan calon Emzalmi-Desri Ayunda atas kehilangan alat peraga kampanye (APK) di kawasan Jembatan Baru, Siteba, Nanggalo.

Anggota Komisioner KPU kota Padang, Mahyudin mengatakan kasus ini sedang dalam tahap penyelidikan. Dia sangat menyayangkan apa yang terjadi beberapa waktu belakangan ini yang sempat menghebohkan media sosial di Kota Padang, perihal hilangnya APK yang sudah dipasang setiap tim sukses.

Sebelumnya, tim peme-nangan Emzalmi-Desri, merasa keberatan dan menuding KPU Kota Padang tidak netral. Pasalnya, APK yang katanya sudah terpasang di kawasan Jembatan Baru, Siteba, Nanggalo, Kota Padang, hilang dan lamban penanganannya.

Wakapolres Padang AKB Kobul Syahrin Ritonga menegaskan mestinya ada koordinasi antara KPU Kota Padang dan polsek setempat. "Kita harapkan babin di setiap kelurahan agar bisa memberikan bukti dokumentasi berupa foto yang dikirim setiap hari, supaya kondisi APK terpantau."

Untuk diketahui, pasangan Emzalmi-Desri diusung Partai NasDem dan sejumlah partai lainnya, akan menantang pasangan petahana Mahyeldi Ansharullah-Hendri Septa yang diusung PKS dan PAN.

Kemarin, tim sukses empat pasangan calon bupati Muara Enim menerima ratusan ribu APK dari KPU setempat. Komisioner Panwaslu Muara Enim Zainudin mengimbau kepada seluruh paslon agar memasang APK di tempat yang sudah ditentukan. Ditambahkan, kepolisian Muara Enim juga akan memonitoring pemasangan APK setiap calon.

Dari Bojonegoro, Jawa Timur, dikabarkan pihak kepolisian terus mewaspadai peredaran uang palsu di tengah proses Pilkada 2018. Hal itu diperketat setelah aparat berhasil menangkap sejumlah orang yang diduga mengedarkan uang palsu.

"Aparat kami telah disebar pada semua titik rawan potensi penyebaran uang palsu untuk kepentingan peme-nangan pasangan cabup dalam pilkada," ujar Kapolres Bojonegoro AKB Wahyu S Bintoro, kemarin.

Terkait pengamanan pilkada, Wadan Pusterad, Brigjen TNI Joko Warsito mengatakan para Komandan Korem dan Dandim diminta lebih tanggap dalam mengantisipasi segala hal yang dapat mengancam stabilitas keamanan.

 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya