Promosikan Keindahan Danau Toba melalui Lomba Lari

Micom
31/3/2018 19:25
Promosikan Keindahan Danau Toba melalui Lomba Lari
(Ist)

SEBAGAI destinasi pariwisata prioritas, keindahan Danau Toba terus dipromosikan. Salah satunya melalui  lomba lari berbalut pariwisata (sport tourism), yaitu Bukalapak Toba Ganesha Run 2018.

Lomba lari ini terbagi 4 kategori, 21k Individual, 21k Relay 4 Person, 10k Individual, 5k Fun Run. Bukalapak Toba Run 2018 bakal dihelat 29 April 2018 di Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Sebanyak 3.000 peserta ditargetkan bergabung di ajang yang baru pertama terselengara ini.

Ketua Pelaksana Bukalapak Toba Ganesha Run 2018, Jeffrey Samosir, mengatakan, kegiatan ini diharapkan menjadi sebuah momentum untuk memperkenalkan keindahan Danau Toba kepada masyarakat. Terlebih bagi para masyarakat yang ada di Jakarta.

“Misi kami adalah mengampayekan keindahan Dana Toba dengan lari ini. Serta membangun perekonomian bagi masyarakat di Toba, sesuai dengan misi pemerintah yang ingin menjadikan Danau Toba sebagai kawasan kelas dunia,” ucap Jeffrey di Jakarta, Sabtu (31/3).

Even ini diinisiasi alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) yang berasal dari Kawasan Danau Toba atau yang tergabung dalam Perkumpulan Gaja Toba Semesta (PGTS). Sport tourism ini diharapkan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Kegiatan ini termasuk dalam program-program Gaja Toba untuk mendukung perkembangan Kawasan Danau Toba. Terutama, dalam hal olahraga, pendidikan generasi muda, kelestarian budaya, dan pembangunan masyarakat di Kaldera Toba. Hal ini harus disuarakan,” kata Jeffrey.

GTS juga memiliki alasan menggelar kegiatan ini di Pantai Indah Kapuk, bukan di tempat asalnya yaitu Danau Toba. Menurut Jeffrey, PIK dipilih karena memiliki udara segar di kawasan Jakarta.

Tidak hanya itu, kawasan ini dekat dengan laut dan memiliki tanaman mangrove yang luas. Serta ada banyak tempat menarik untuk foto sepanjang rute dan spot eksotik lainnya.

“Gaja Toba tergerak untuk mengajak semua unsur, semua elemen, untuk membangkitkan semangat dan menyatukan langkah supaya kita bersama-sama bisa membangun negeri, khususnya Danau Toba,” ujarnya seraya menambahkan lomba ini akan memperebutkan total hadiah Rp100 juta.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga menyambut positif even yang mempromosikan salah satu destinasi pariwisata prioritas di Tanah Air tersebut. Ia berharap ajang itu bisa mengulang kedahsyatan cerita 'Super Volcano Geopark' Danau Toba yang sempat menggemparkan dunia 75 ribu tahun silam.

”Kalau zaman prasejarah itu menghasilkan kaldera dan danau terbesar di Indonesia itu, ‘ledakan’ even 29 April nanti harus membuat satu dari 10 Top Destinasi Pariwisata Nasional itu semakin tersohor di dunia. Kami siap ikut mempromosikan,” ucap Menpar. (RO/OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya