Pegiat Medsos Genjot Promosi Pariwisata Indonesia lewat Vlog

Micom
29/3/2018 10:15
Pegiat Medsos Genjot Promosi Pariwisata Indonesia lewat Vlog
(Ist)

PERHELATAN Wonderful Noon 2018 Kementerian Pariwisata berlangsung sukses. Acara yang digelar di tengah laut menggunakan Kapal Phinisi Sea Safari 9 di Tanjung Benoa, Bali, ini memikat para bintang penggiat media sosial Tanah Air, Rabu (28/3).

"Ini acara asyik banget, bikin kami terpacu untuk mencintai Indonesia dan bisa berkarya untuk pariwisata Indonesia," ujar Ary Kakul, salah satu pegiat medsos yang ikut dalam pelaksanaan Wonderful Noon 2018. Ary Kakul termasuk bintang medsos yang hadir di acara yang didukung Kepala Biro Komunikasi Publik Kemenpar itu. 

Akun pria berdandan nyentrik itu di Instagram diikuti 322.000 follower di arykakul_bali. Selain aktif mempromosikan pariwisata Indonesia di Instagram, Ary juga mem-publish karya-karyanya di YouTube dengan nama akun arykakulbali.

"Setelah saya bertemu dengan Kemenpar, bertemu dengan teman-teman pariwisata ini, maka saya akan menggenjot promosi berikutnya melalui vlog. Saya akan coba fokus dengan ini, karena dengan vlog maka daerah terpencil di Indonesia akan semakin terjamah oleh medsos. Saya juga akan berusaha lebih sering mempromosikan pariwisata," katanya.

Selain didukung Kemenpar, acara Wonderful Noon ini juga melibatkan co-branding yaitu Martha Tilaar Group, Sababay Winery, dan Krisna Bali, juga didukung oleh stakeholder pariwisata yaitu Tauzia Hotels Group, Plataran Menjangan, pophariini.com, dan Hard Rock FM Bali. 

"Sangat tepat Kemenpar berkolaborasi dengan para pegiat medsos, cara yang cerdas," ujar Ary.

Selain Ary, hadir juga para pegiat medsos yang hadir dalam Wonderful Noon di antaranya Ucita Pohan, Caswan Assegaf, Yan Sugi, Dewa Ayu Windu Sari Devi, Sacha Stevenson, Gusti Ngurah Gede Putra Gunawan, Komang Ayu Tri Adnyani, Wahyu Mahendra, Mega Gumelar, Puja Astawa, Yulia Baltschun, Tabitha Budiman, Hendarsetiani Istimewati, dan Ayu Sintya Dewi.

"Kemasan acaranya menarik, latar belakang anak zaman now memang harus dikemas dengan cara acara seperti ini. Hikmahnya kita memang harus bekerja sama dan bergandeng tangan agar promosi pariwisata di Indonesia terus berkembang. Kita sekarang semua tahu, bahwa ini bukan hanya tugas Kemenpar saja, namun ini tugas kita semua," kata Yan Sugi, pemilik akun backpaker tampan. 

Sekretaris Kemenpar, Ukus Kuswara, didampingi Kepala Biro Komblik Kemenpar, Guntur Sakti, mengatakan, Kemenpar bukan kebetulan jika terus menerus berbicara soal Go Digital Be The Best. Juga bukan ingin disebut 'gaya-gayaan biar disebut selera masa kini.

Apalagi, pimpinan Kemenpar, Menteri Arief Yahya, sudah 30 tahun lebih bergulat dengan digital dan IT. Dan dia tidak menemukan jawaban lain, kecuali go digital untuk menerobos proyeksi spektakuler 20 juta wisman di 2019.

“Apa yang seperti diungkapkan oleh Bapak MenteriArief Yahya bahwa hanya dengan cara yang tidak biasa, bisa mendapatkan hasil yang luar biasa. Cara yang luar biasa itu adalah digital,” kata Ukus.

Bekerja sama dengan para pegiat medsos, kata Ukus, sudah menjadi urgensi semua untuk merambah ranah digital dalam mewujudkan visi Kemenpar, yang juga sudah melakukan transformasi digital. Karena tanpa itu tak mungkin bisa mewujudkan visi menantang.

"Salah satunya dengan cara mendorong sebanyak mungkin digital initiatives di kementerian ini, termasuk dengan acara seperti Wonderful Noon," katanya. (RO/OL-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya