Pemerintah akan Tingkatkan Pembiayaan untuk Penyandang Disabilitas

Widjajadi
30/3/2018 22:05
Pemerintah akan Tingkatkan Pembiayaan untuk Penyandang Disabilitas
(ANTARA)

PEMERINTAH terus berusaha meningkatkan pembiayaan untuk kebutuhan pelatihan penyandang disabilitas di Tanah Air, yang hingga kini masih belum terpenuhi secara maksimal. Saat ini, 60% anggaran di Kementerian Sosial tersita untuk operasional gaji pegawai.

Penegasan itu disampaikan oleh Menteri Sosial Idrus Marham saat mengunjungi Balai Besar Rehabilitasi Sosial Binas Daksa (BBRSBD) Surakarta, Jumat (30/3) malam.

"Dukungan pemerintah belumlah cukup, sehingga banyak balai pelatihan belum memiliki fasilitas memadai untuk menunjang kemandirian penerima manfaat (penyandang disabilitas)," ujar dia.

Ia mengakui, anggaran di Kemensos hingga kini lebih banyak digunakan untuk gaji pegawai, yakni mencapai 60%. Sedang sisanya untuk pemenuhan pengembangan fasilitas penunjang pelatihan. Karena itu, Mensos bertekad, ke depan anggaran yang digunakan untuk pengembangan balai latihan akan ditingkatkan. Hanya seberapa besar peningkatan anggaran untuk pengembangan fasilitas pelatihan, dia belum bisa menyebut secara pasti.

"Tetapi yang jelas, nanti, apa yang dimiliki oleh Kemensos melalui APBN ataupun pihak ketiga, bisa dimaksimalkan bagi penyandang disabilitas," imbuh dia.

Dengan peningkatan penganggaran, diharapkan ke depan akan melahirkan para penyandang disabilitas yang lebih mandiri dan kreatif. Sejauh ini dalam keterbatasan, para penerima manfaat sudah mendapatkan penggemblengan yang cukup dari pelatihnya, dan sudah banyak menghasilkan karya keterampilan luar biasa.

"Walaupun punya keterbatasan, tetapi setelah dibina bisa tumbuh dengan baik dan mempunyai kepercayaan yang tinggi," tandas Idrus disambut tepuk tangan ratusan penerima manfaat di BBRSBD Surakarta. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya