Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INVESTOR mulai melirik pesona wisata di daerah-daerah. Belakangan ini mulai banyak investor melihat potensi yang bisa dikembangkan di daerah, terutama destinasi wisata baru.
Seperti di Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, pengusaha sekaligus owner Taman Safari Indonesia, John Sumampau, menanamkan investasi senilai Rp1 triliun untuk pembangunan Pasir Padi Bay seluas 30 hektare di kawasan wisata Pantai Pasir Padi Pangkalpinang.
"Dalam sepuluh tahun, kita perkirakan nilai investasi yang akan ditanam di Pangkalpinang bisa mencapai Rp1 triliun," kata John, kemarin.
Pembangunan Padi Padang Bay sudah dilaksanakan sejak 2015 dan sudah menghabiskan investasi sebesar Rp100 miliar. "Fasilitas yang sudah kita bangun berupa water park dengan investasi Rp100 miliar," tambahnya.
Rencananya pada tahun ini pembangunan dilanjutkan dengan nilai investasi Rp100 miliar hingga 10 tahun ke depan. "Total investasi kita perkirakan mencapai Rp1 triliun," ungkap John.
Kawasan wisata Pasir Padi ini, menurut Erzaldi, nantinya akan saling berhubungan dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Gunung sehingga akan menjadi destinasi pariwisata baru di Pangkalpinang.
"Pasir Padi ini akan menjadi satu kesatuan KEK Tanjung Gunung dan Bangka nantinya," ucap Gubernur.
Dari Jawa Timur, pengusaha asal Amerika Serikat berencana menginvestasikan modalnya untuk pengembangan objek wisata bahari Pasir Putih, Kabupaten Situbondo. Konsep yang dibangun ialah perpaduan pariwisata dan kesehatan.
"Kami tertarik berinvestasi di objek wisata Pasir Putih. Selain bagus, tempatnya juga indah dan ada kesempatan membangun klinik (rumah sakit)," kata CEO Stern Resources Group New York, Hartadinata Harianto, kemarin.
Revitalisasi
Masih terkait pariwisata, Presiden Joko Widodo meminta kementerian terkait merevitalisasi kawasan Seribu Rumah Gadang di Solok Selatan. Dana yang diperlukan untuk revitalisasi sekitar Rp143 miliar.
Kawasan Solok Selatan selain banyak dijumpai rumah gadang, juga beberapa tempat wisata alam yang belum diketahui masyarakat.
"Jantungnya pariwisata Sumatra Barat diambil alih oleh Solok Selatan. Pembangunan di sini cepat sekali," terang Wakil Gubernur Sumatra Barat, Nasrul Abit, seusai menghadiri kerja sama Pemkab Solok Selatan dengan Direktur Hotel Indonesia Natour, Kamis (28/3).
Nasrul mengatakan bahwa pemerintah pusat awalnya membantu Rp100 miliar untuk biaya revitalisasi rumah Gadang. "Kini bertambah menjadi Rp143 miliar," ujarnya.
Seribu rumah gadang ini menjadi pintu masuk objek wisata lainnya di Solok Selatan. Untuk menyambut wisatawan setelah revitalisasi selesai, Hotel Grand Inna Padang siap menampung ribuan orang. "Solok Selatan siap dipromosikan," ujarnya. (YH/Ant/N-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved