Jalan Desa Besakih masih Terputus akibat Terjangan Lahar Dingin

Ruta Suryana
30/3/2018 16:35
Jalan Desa Besakih masih Terputus akibat Terjangan Lahar Dingin
(ANTARA)

AKSES jalan di Desa Adat Temukus, Desa Besakih, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, yang sempat diterjang banjir lahar dingin saat erupsi Gunung Agung, beberapa waktu lalu, sampai kini masih terputus. Warga pun kesulitan untuk keluar masuk ke desanya.

Salah seorang warga setempat, Kadek Swastika, mengatakan, masih putusnya akses jalan ke desanya itu dirasakan mengkhawatirkan. Pasalnya, jika nantinya terjadi bencana erupsi lagi, pergerakan warga untuk menyelamatkan diri akan terhambat. Apalagi, di sepanjang jalan tersebut juga banyak yang jebol dan ada juga yang tertimbun longsoran.

Ujung jalan yang putus itu langsung lubang menganga menyerupai jurang dengan kedalaman sekitar 6 meter akibat dahsyatnya terjangan banjir lahar hujan. Kondisinya cukup membahayakan karena posisi terputusnya pada jalan tikungan dengan medan turunan curam.

"Jika tidak waspada, pengendara motor bisa terjun bebas ke badan jalan yang sudah mirip jurang itu," ujar Swastika, Jumat (30/3).

Selain akses jalan putus, warga juga masih trauma karena masih sering mendengar suara gemuruh dari gunung tertinggi di Bali tersebut termasuk juga getaran-getaran yang terjadi di sekitar lereng gunung.

"Warga masih ada perasaan trauma apalagi akses jalan terputus," ujar warga lainnya, Wayan Suradnya.

Saat ini, sebagian warga Desa Temukus masih memilih tinggal di pengungsian karena masih trauma. Tidak sedikit di antara mereka yang pulang pada siang harinya sekadar menengok rumahnya. Terhadap kondisi tersebut, warga sangat berharap agar akses jalan yang terputus itu bisa segera diperbaiki sehingga bisa berfungsi seperti sebelumnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya