Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meninjau sejumlah persiapan dan venue di beberapa titik di Bali.
Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Bali, Dewa Mahendra Putra, mengatakan, Menko Maritim akan menyambangi beberapa titik seperti Bandara Ngurah Rai, Sekolah Tinggi Pariwisata Negeri Nusa Dua, Taman Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali Collection ITDC Nusa Dua, dan Pelabuhan Benoa, dan beberapa venue lainnya.
"Pak Menteri Koordinator Kemaritiman meninjau sejumlah titik yang ada hubungannya dengan persiapan Sidang IMF dan Bank Dunia. Dalam peninjauan itu, Pak Menteri didampingi oleh Gubernur Bali Made Mangku Pastika," ujarnya di Denpasar, Kamis (29/3).
Di beberapa lokasi peninjauan, Luhut langsung berkoordinasi dengan pejabat setempat yang berwenanga melakukan berbagai persiapan menjelang sidang IMF dan World Bank.
"Intinya, Pak Menteri meminta apa yang bisa dikerjakan, yang tanpa harus menunggu instruksi pusat, supaya segera dikerjakan, karena waktu sudah sangat dekat. Sementara segala sesuatu yang menjadi kewenangan pusat, maka harus segera dikomunikasikan sehingga bisa segera diselesaikan," ujarnya.
Humas PT Angkasa Pura Ngurah Rai, Arie Ashanurrohim, mengatakan, saat tiba di Bandara Ngurah Rai, Menko Luhut Binsar Pandjaitan langsung melakukan pertemuan dengan seluruh stakeholder bandara terbesar di Bali itu. Dalam pertemuan itu disampaikan bahwa pembangunan dan perluasan bandara harus segera dikerjakan.
"Dalam pertemuan tadi, Pak Luhut bertanya soal berapa pergerakan pesawat, berapa pergerakan penumpang, berapa daya tampung pesawat yang ada di Ngurah Rai. Semua dijelaskan secara rinci, termasuk soal persiapan menjelang IMF dan World Bank, apa masalahnya, kendalanya, solusinya, dan perkembangan yang sudah dikerjakan. Intinya Pak Luhut minta agar segera menyelesaikan tepat pada waktunya," ujarnya.
Satu hal yang menjadi atensi khusus oleh Luhut adalah soal perluasan parkir pesawat atau apron yang harus mereklamasi sisi barat bandara. Terkait dengan reklamasi, Luhut meminta penjelasan dimana yang masih kendala.
"Saat ini kita sudah berjalan sesuai prosedur, seperti izin prinsip, izin lokasi yang harus diproses di Kementerian Kelautan dan Perikanan dan beberapa kementerian terkait lainnya. Bahkan Pak Luhut bersedia untuk membantu apabila ada kendala terkait dengan proses perizinan yang menjadi kewenangan pusat," ujarnya.
Menurut Arie, dalam kesempatan itu, Gubernur Bali Made Mangku Pastika juga menyampaikan beberapa masukan terkait dengan reklamasi. Pastika mengatakan, isu reklamasi merupakan isu yang sensitif di Bali. Untuk itu, dalam prosesnya, kegiatan reklamasi harus dikemas dengan baik, sehingga tetap menjaga kondusivitas di daerah di Bali.
"Jangan sampai terjadi polemik yang berlebihan di Bali, sehingga suasana menjadi tidak kondusif," ujar Arie menirukan ucapan Pastika. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved