Jokowi Minta Masyarakat Pilih Pemimpin yang Paling Baik

Bagus Suryo
28/3/2018 21:25
Jokowi Minta Masyarakat Pilih Pemimpin yang Paling Baik
(ANTARA)

PRESIDEN Joko Widodo meminta masyarakat Indonesia tetap menjaga persatuan, kesatuan, dan hidup rukun selama berlangsungnya pesta demokrasi Pilkada dan Pilpres kendati berbeda pilihan.

"Saya titip, kalau ada pilihan bupati, wali kota, gubernur, presiden, pilihlah pemimpin yang paling baik menurut bapak ibu sekalian," tegas Presiden Jokowi saat menyerahkan sebanyak 5.153 sertifikat kepada warga Kota/Kabupaten Malang dan Kota Batu di GOR Ken Arok, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (28/3).

Menurut Jokowi, Pemilihan Umum Wali Kota, Bupati, Gubernur, dan Presiden sekali pun, semua itu hanyalah pesta demokrasi lima tahun sekali. Karenanya, masyarakat harus tetap rukun.

"Ini pesta demokrasi tiap lima tahun. Setelah itu rukun kembali. Jangan sampai karena Pilkada, Pilgub dan Pilpres, dengan tetangga tidak omongan. Jangan sampai dengan saudara dan antarkampung tidak rukun. Kita harus memahami negara kita ini negara besar. Sangat rugi bila tidak memahami itu," tuturnya.

Jokowi menjelaskan Indonesia negara besar. Sampai sekarang rakyatnya hidup rukun. Mereka tetap menjaga persatuan kesatuan dan persaudaraan kendati ada 713 suku.

Karenanya Presiden mengajak semua masyarakat untuk merawat Indonesia yang sampai sekarang ini rakyatnya hidup damai, bersaudara, adil dan makmur. Berbeda dengan Afghanistan yang hanya memiliki 7 suku, tapi rakyat di negara itu perang selama puluhan tahun.

"Marilah kita rawat semua. Jangan sampai kita menjadi tidak bersaudara sebangsa setanah air gara-gara pesta demokrasi," tegasnya.

Bagi Presiden, memang Indonesia sekarang banyak yang harus dibenahi. Untuk menjadi negara yang maju, ada tantangan dan ujiannya. Namun semua itu pasti bisa dilalui dan diselesaikan bersama atas ridlo Tuhan dengan tetap menjaga persatuan, kesatuan dan persaudaraan, merawat Indonesia adil dan makmur.

"Itu tugas kita bersama," pungkasnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya