Menag Ajak Santri Milenial Rawat Keislaman dan Keindonesiaan

Ardi Teristi
28/3/2018 19:23
Menag Ajak Santri Milenial Rawat Keislaman dan Keindonesiaan
(MI/Ardi Teristi)

MENTERI Agama Lukman Hakim Saifuddin mengajak anak muda muslim di era milenial untuk merawat keislaman dan keindonesiaan secara bersama-sama.

Dia menegaskan pentingnya wacana kebangsaan dan moderasi Islam yang harus ditumbuhkan di kalangan para santri.

"Intinya adalah kehidupan semakin kompetitif, persaingan hidup semakin keras. Makanya, kita harus tetap mampu menjaga keindonesiaan kita yang hakikatnya sangat agamis dan majemuk," kata dia dalam acara Halaqah Santri Nusantara bertema Penguatan Wawasan Kebangsaan Dan Moderasi Islam untuk Generasi Milenial' di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (28/3).

Dia menjelaskan, santri punya posisi yang strategis menjaga eksistensi bangsa. Para santri, lanjut dia, terbiasa hidup di tengah-tengah nilai keagamaan dan kemajemukan.

Oleh sebab itu, sambung Lukman, kemajemukan dan keberagaman harus mampu diambil sisi-sisi positif, bukan justru sebaliknya kemajemukan menyebabkan saling menegasikan satu sama lain, merendahkan harkat, derajat, martabat kemanusiaan.

Untuk itu, dia mengajak dunia pesantren untuk menjaga keislaman nusantara yang memiliki spirit rahmatan lilalamin atau kedamaian universal.

"Santri dibekali dengan kemampuan, keterampilan, dan wawasan pengetahuan supaya bisa berkontribusi yang nyata dalam membangun keindonesiaan," kata Lukman. (A-1)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya