Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) memanggil para nasabah mengganti kartu anjungan tunai mandiri (ATM) sebagai langkah pencegahan skimming. Itu dilakukan karena nasabah BRI di Kediri, Jawa Timur, beberapa waktu lalu, menjadi korban.
Nasabah BRI di Makassar juga terkena dampak. Mereka diwajibkan mengganti kartu ATM. Akibat pergantian kartu itu, Kantor BRI Cabang Utama Makassar Ahmad Yani pun antre cukup panjang hingga hampir mencapai 1.000 antrean.
"Ini kita ganti kartu ATM dari jenis biasa ke yang menggunakan chip. Supaya tidak bisa dilakukan skimming lagi. Karenanya, kita lembur, kantor buka hingga malam," jelas Irma, salah satu costumer service BRI Ahmad Yani Makassar, yang awalnya enggan diwawancarai.
Ia juga menjelaskan, jika mereka yang mengganti kartu itu, mereka yang menerima SMS pemberitahuan agar mengganti kartu. Dan ada juga yang memang terblokir langsung oleh sistem. Karenanya, layanan pun dibuka pada Sabtu dan Minggu.
Kurniawan, warga Jalan Mannuruki, Makassar, Rabu (28/3), mengaku, jika dirinya menjadi korban yang harus antri di BRI hingga malam hanya untuk mengganti kartu ATM.
"Awalnya hari Minggu lalu, saya mau narik uang di ATM, terus tertera di mesin ATM, jika kartu saya terblokir. Saya pun berpindah ke lima ATM dan jawabannya sama. Lalu saya bertanya ke satpam yang jaga. Ia pun lalu menjelaskan jika semua ATM harus diganti karena alasan antisipasi skimming," urai Kurniawan.
Setiba di BRI, Kurniawan mengaku harus antre berjam-jam. Karena ia tiba pukul 12.00 Wita, dan baru dipanggil sesuai nomor antrean, itu sudah pukul 18.00 lewat.
Sama dengan nasabah lain atas nama Aisyah, ia mengaku menerima SMS beetuliskan, "Yth, Nasabah BRI, demi keamanan trx, kartu ATM Anda akan dinonaktifkan. Segera ganti kartu Anda di Kantor Cabang BRI terdekat (Gratis), Info Contact BRI 14017."
Ia pun akhirnya memutuskan untuk ke kantor cabang BRI dan mengganti kartunya.
"Tapi saya harus antre hingga malam," keluhnya.
Sebelumnya, kasus skimming sempat terjadi di Makassar. Itu dilakukan oleh dua warga negara asing asal Turki. Mereka membobol BNI dan Bank Syariah Mandiri. Tapi keduanya sudah menjalani hukuman, dan dideportasi ke negaranya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved