Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTORAT Reserse dan Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menangkap pasangan suami istri (pasutri) berinisial AR, 34, dan istrinya FS, 25, yang menjual anak mereka, ZN, yang baru berusia 4 bulan karena utang kepada bandar judi.
"Kedua orangtua tersebut diamankan, Jumat (16/3), saat bermain judi di kawasan Gang Harmonis Dalam, Kelurahan Tanjung Hilir, Kecamatan Pontianak Timur (kawasan Kampung Dalam Beting)," kata Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono di Pontianak, Kamis (22/3).
Didi menjelaskan, modus kasusnya, pasutri ini diberikan atau dipinjamkan uang oleh bandar judi sekitar Rp2 juta sebagai modal judi
dengan bandar tersebut.
"Saat dilakukan penangkapan, ibu bayi tersebut sedang bermain judi, sementara suaminya tidak ada di tempat, sehingga diamankan di tempat terpisah. Sementara bayinya saat ini dititipkan pada sang nenek," ungkap Kapolda Kalbar.
Dari pengakuan kedua orangtua bayi, perbuatan tersebut terpaksa dilakukan murni karena himpitan ekonomi.
"Kasus ini terbongkar karena adanya laporan dari masyarakat, dan ketika ditindaklanjuti ternyata memang benar dan hingga kini bandar judi masih dalam pengejaran," kata Kapolda lagi.
Kedua tersangka tersebut, melanggar Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang 21/2017 atau Pasal 88 UU No 35/2014 tentang Perubahan atas UU No 23/2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 8 hingga 15 tahun kurungan penjara.
Sementara itu, FS ibu bayi mengatakan, terpaksa melakukan perbuatan tersebut karena kalah main judi dan terlilit utang.
"Ketika saya mau pulang, bandar judi itu tidak bolehkan dan menahan anak saya, tetapi saya juga bingung kalau pulang tidak bawa anak, pasti akan ditanya orangtua di rumah," ungkapnya.
Ia menambahkan, total utang mereka kepada bandar judi tersebut Rp1,7 juta, dan rencananya akan dibayar oleh suaminya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved