Perusak Kapel Mengaku Kesetanan

Dwi Apriani
21/3/2018 18:43
Perusak Kapel Mengaku Kesetanan
(MI/Dwi Apriani)

USMANADI, 43, mengaku iri dengan revitalisasi Kapel Santo Zakaria di Desa Mekar Sari Kecamatan Rantau Alai, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan.

"Saya seperti kesetanan, saya menyesal," ungkap dia di Palembang, Rabu (21/3).

Dia menjelaskan, perusakan yang dilakukan karena iri dengan kondisi kapel yang lebih baik setelah direvitalisasi. Sehingga, muncul rasa keinginan untuk menghancurkan.

Menurut dia, perusakan itu dilakukan secara spontan dengan berkoordinasi dengan kepala sekolah Afifuddin, 54, dan Kepala Desa Rantau Alai Ogan Ilir Aswin.
Dia mengaku menerima Rp1 juta dari Afif dan Rp1 juta dari Aswin untuk membeli makan dan minum. "Perusakannya sendiri hanya satu jam, jadi memang secara spontan," tandasnya. (A-1)
Dwi Apriani



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya